Nama Kelly Krauskopf bukanlah nama tenar di NBA. Namun, ia baru saja menorehkan sejarah baru di liga bola basket terbaik sedunia itu. Krauskopf menjadi asisten manajer umum perempuan pertama dalam sejarah NBA. Hal itu terjadi setelah ia menerima tawaran pekerjaan tersebut dari Indiana Pacers pada Senin, 17 Desember 2018 waktu setempat.

Menurut laporan Adrian Wojnarowski, ESPN, dengan peran baru itu, Krauskopf akan bekerja sama dengan para staf operasional Pacers. Itu artinya, ia akan bekerja di samping Kepala Operasional Bola Basket Kevin Pritchard, Manajer Umum Chad Buchanan, dan Asisten Manajer Umum Peter Dinwiddie. Mereka akan fokus untuk mengembangkan Pacers sesuai visi dan misi klub. Krauskopf pun senang dengan peran barunya.

“Pertama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Herb Simon, Kevin Pritchard, dan Rick Fuson atas kesempatan ini,” kata Kelly, seperti dikutip NBA.com dari rilis resminya. “Saya kagum dengan pekerjaan Kevin dan dan stafnya selama ini dan saya merasa terhormat menjadi bagian dari manajemen klub yang bersejarah. Kesempatan untuk bekerja bersama manajemen NBA, dengan organisasi kelas satu yang dipenuhi orang-orang hebat yang saya kenal, dan di kota yang telah menjadi rumah saya ini rasanya luar biasa.”  

Pada mulanya, Krauskopf meniti karir di liga basket dengan bekerja untuk WNBA di era awal. Ia menjadi direktur operasional liga basket perempuan itu pada 1996. Kemudian, Krauskopf bergabung dengan jajaran eksekutif klub basket perempuan Indiana Fever selang tiga tahun sejak menjadi direktur operasional. Di saat yang sama, ia juga menjabat sebagai manajer umum selama 19 tahun dengan Fever. Ia sukses membangun tim sampai memenangkan gelar juara WNBA 2012 dan mencapai final kali.

Pada 2017 lalu, Krauskopf melepas jabatannya di Fever. Ia bergabung dengan Pacers untuk menjadi wakil presiden senior Pacers Sports and Entertainment. Pekerjannya adalah mengurus tim e-sport klub tersebut yang bernama Pacers Gaming. Apalagi saat itu NBA juga sudah mulai menggelar kompetisi olahraga elektronik lewat gim NBA 2K League. Pengalaman itu berguna untuk Krauskopf.

“Pengalaman saya telah menunjukkan kepada saya bahwa membangun tim juara dan budaya elit tidak didasarkan pada persoalan gender. Hal ini justru didasarkan pada individu dan proses. Saya bersemangat untuk bergabung dengan Pacers karena kami terus membangun klub NBA terbaik dalam bisnis ini,” kata Krauskopf lagi.

Setelah sukses mengurus divisi tersebut, Krauskopf kemudian dipanggil untuk menjadi asisten manajer umum. Ia pun menjadi perempuan pertama yang menjabat posisi tersebut. Namun, Krauskopf bukanlah perempuan pertama yang bekerja di NBA. Ia merupakan perempuan ke-14 di liga basket tersohor tersebut yang bergabung dengan manajemen tim NBA. Jabatannya yang sekarang semakin menegaskan peran perempuan di NBA terbuka lebar. (GNP)

Foto: NBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern