Russell Westbrook telah bergabung bersama Jordan sejak enam tahun lalu. Ia membuktikan diri sebagai atlet yang efektif menjual produk sang sponsor. Oleh karenanya, anak perusahaan Nike itu membuatkan sepatu edisi khusus yang dinamai Jordan Why Not Zero. Per Hari Natal 2018 kemarin, sepatu tersebut telah sampai ke edisi dua setelah Nike mengirim foto resmi produknya ke awak media.

Penampilan sepatu untuk garda eksplosif itu bisa jadi terinspirasi dari gaya berbusana sang pemain. Russell terkenal dengan penampilannya yang eksentrik dengan memadukan berbagai macam warna baju. Meski bagi sebagian orang terlihat norak, namun ia tetap melakukannya pra-gim sehingga cara berpakaian tersebut menjadi ciri khasnya.

Anak perusahaan Nike itu pun mengakomodasi hobi pemainnya dengan sepatu yang menggambarkan siapa dia. Dimulai dengan perilisan pertama yang memuat dua sepatu, basket dan kasual, tahun lalu. Untuk rilisan kedua, belum dapat dipastikan apakah mengambil konsep sama dengan yang sebelumnya.

Siluet sepatu basket edisi pertama dan kedua jauh berbeda. Bagian atas Jordan Westbrook Why Not Zer0.1 terkesan minimalis dengan sedikit penggunaan panel serta minim padanan panel-panel. Kombinasi warna yang muncul pun dihasilkan dari motif yang ditampakkan dengan tema-tema tertentu.

Baca Juga: Sepatu Pertama Russell Westbrook bersama Nike

Aliran tersebut tampaknya akan terganti pada varian terbaru. Jordan dan sang pemain sepakat menampilkan setidaknya enam panel dalam bagian atas sepatu. Potongan-potongan bahan tersebut ditambah dengan beberapa plat plastik yang berfungsi sedemikian rupa untuk memenuhi performa dan estetika. Selain itu, format temali yang dihadirkan pun benar-benar berbeda dari versi lebih tua.

Bagian sol tampaknya jadi bagian dengan perubahan paling kentara. Saya sangat jarang menyaksikan varian produk Nike yang menempatkan sol terpisah menjadi dua bagian. Desain ini mengingatkan saya pada beberapa siluet adidas hasil kolaborasi dengan Rick Owens maupun Yohji Yamamoto dalam curug adidas Y-3.

Selain itu, detail-detail yang terlihat mengindikasi sedikit aliran dekonstruksi. Gaya ini berusaha memunculkan bagian-bagian tidak lazim sehingga kita bisa melihatnya dari luar sepatu. Simpulan itu berdasar pada detail label di sepatu kiri yang tersemat di sisi dalam. Ditambah juga data ukuran yang terletak di sol bawah alih-alih ditempatkan di lidah dalam laliknya sepatu pada umumnya. Gaya modifikasi dekonstruksi pun sudah kami ulas di Majalah Mainbasket pada edisi Juli 2018.

Russell adalah tipikal pemain dengan insting penghibur. Ia menikmati sorotan kamera ke arahnya dan jadi obrolan khalayak ramai. Cara pandang macam itu tampaknya tertuang pada sepatu khususnya bersama Jordan. Laman Sneaker News menyebut Jordan Why Not Zer0.2 akan dirilis pada 2 Januari 2019 khusus Amerika Serikat dengan harga retail resmi yang belum terkonfirmasi. Pihak pabrikan juga belum mengumumkan tanggal perilisan global.

Foto: GQ, Sneaker News

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern