BTN CLS Knights Indonesia melakoni laga kedua dari rangkaian lima laga kandang mereka, Rabu malam, 16 Januari 2019. Kali ini mereka kedatangan tamu tim asal Taiwan sekaligus peringkat tiga klasemen sementara ASEAN Basketball League (ABL), Formosa Dreamers. CLS Knights tampil dominan dalam laga yang digelar di GOR Kertajaya, Surabaya. Tak sekalipun tertinggal selepas dua menit pertama pertandingan, CLS Knights mengakhiri laga dengan kemenangan 99-73. CLS Knights menjaga performa apik akurasi tripoin mereka dari laga sebelumnya dengan memasukkan 54 persen tembakan di laga ini (18/33).

Enam pemain CLS Knights mengemas dua digit poin dengan lima di antaranya adalah pemain utama (starter). Wong Wei Long mengemas 18 poin, 5 rebound, dan 6 asis dengan akurasi mencapai 60 persen. Brandon Jawato menyusul juga dengan 18 poin ditambah 3 rebound dan 5 asis.

Maxie Esho membukukan 16 poin dan 9 rebound sementara Douglas Herring Jr. mencetak dobel-dobel usai mengemas 15 poin, 11 asis, 4 rebound, dan 4 steal. Darryl Watkins juga dobel-dobel dengan 10 poin plus 11 rebound. Arif Hidayat melengkapi daftar dengan catatan 12 poin melalui 4/7 tripoin.

“Doug (Douglas Herring Jr.) memberikan perubahan besar bagi tim kami. Kemampuannya menyerang dan membagi bola membuat pemain-pemain lainnya leluasa menembak dari segala sisi. Di sisi lain, Darryl (Watkins) masih berusaha mengembalikan kondisi fisik terbaiknya. Saya rasa dalam 2-3 minggu ke depan, Anda akan melihat kami tampil lebih baik dari ini,” ujar Brian Rowsom Kepala Pelatih CLS Knights kepada Mainbasket.

Dari kubu tamu, duo asing, Malcolm Miller dan Tevin Glass memimpin perolehan angka dengan sama-sama mengemas dobel-dobel. Miller mencetak 14 poin dan 10 rebound sementara Glass menambahkan 10 poin plus 12 rebound.  

Kemenangan ini menjadi kemenangan ketiga secara beruntun yang ditorehkan CLS Knights. Secara keseluruhan, CLS Knights kini mengantongi lima kemenangan dari 13 laga yang sudah dimainkan. Sayangnya, CLS Knights masih tertahan di peringkat delapan klasemen sementara.  Sementara bagi Dreamers, kekalahan ini menjadi kekalahan kelima mereka dan membuat mereka semakin tertinggal dari Saigon Heat dan San Miguel Alab Pilipinas yang menempati dua teratas klasemen.

Di kuarter perdana melawan Dreamers ini, CLS Knights kembali tampil luar biasa di luar garis busur. CLS Knights berhasil mempertahankan “tangan-tangan wangi” mereka dari pertandingan sebelumnya dan melesakkan 4 dari 7 tripoin di kuarter ini. Seluruh starter CLS Knights sudah menyumbangkan poin di sepuluh menit perdana ini dan menutupnya dengan keunggulan 30-14.

Performa wangi dari area tripoin tersebut terus berlanjut di kuarter dua. Dua kali tripoin dari Esho dan Arif Hidayat membuat CLS Knights semakin membuka jarak. Upaya  Dreamers membalas melalui duo asing mereka, Miller dan Glass seolah percuma karena para pemain CLS Knights semakin menjadi.

Trio Esho, Jawato, dan Herring bahkan sudah mengemas masing-masing dua digit poin di babak ini. Hal tersebut membuat CLS Knights menutup paruh pertama dengan unggul 25 poin, 58-33. CLS Knights sudah memasukkan 10/17 tripoin di dua kuarter awal ini.

Upaya pengejaran yang dilakukan Dreamers berlanjut di kuarter tiga. Miller membuka perolehan angka di kuarter ini dengan tripoin terbuka. Namun, CLS Knights belum menunjukkan tanda-tanda mengendur. Tripoin Wei Long ditambah slam dunk dari Esho kembali memancing gemuruh di GOR Kertajaya. Di kuarter ini, Wei Long menjadi mesin poin utama CLS Knights dengan delapan poin. Tripoin Arif Hidayat tepat saat bel akhir kuarter berbunyi membawa CLS Knights memperlebar keunggulan, 85-50.

Dua menit kuarter terakhir berjalan, kedua tim menarik keluar seluruh pemain impor. Pertarungan barisan lokal terus berjalan seru. Poin-poin dari Hsaio Jung Chen langsung dibalas cepat oleh Mohammad Saroni. Upaya-upaya Dreamers mengejar ketinggalan mereka tak membuahkan hasil di sisa laga. CLS Knights menutup pertandingan dengan kemenangan 99-73. (DRMK)

Foto: Alexander Anggriawan

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern