Dua kontestan IBL dari Divisi Putih melakukan pergantian pemain asing di paruh musim kompetisi 2018-2019. Pacific Caesar Surabaya mengganti Mathew Van Pelt dengan Jjuan Hadnot. Pelita Jaya Basketball Club mengganti dua pemain sekaligus, Kore White diganti Nate Barfield, dan posisi Wayne Bradford akan diisi oleh Carlton Hurst.

Mathew Van Pelt bermain delapan laga bersama Pacific Caesar. Pemain dengan tinggi 1,78 meter itu mencetak 14,6 ppg, 4,9 rpg, dan 8,4 apg dengan akurasi 45,3 persen. Bersama Van Pelt, Pacific baru mendapatkan tiga kemenangan. Mereka ada di peringkat keempat klasemen sementara Divisi Putih.

Posisi Van Pelt digantikan oleh Jjuan Hadnot. Garda dengan tinggi 1,88 meter itu baru lulus dari Grand View University pada tahun 2018 lalu. Ia bermain di NAIA Divisi 1. Di musim terakhirnya (2017-2018), Hadnot mencetak 16,9 ppg, 6,2 rpg, dan 3,1 apg. Bermain di IBL menjadi pengalaman pertama bagi Hadnot membela tim profesional.

Sementara itu, Pelita Jaya mengganti dua pemainnya sekaligus. Pertama, Kore White yang kini digantikan oleh Nate Barfield. Nama yang sudah tidak asing lagi di telinga penggemar basket Indonesia. Nate pernah bermain untuk NSH Jakarta (2016-2017), dan Stapac Jakarta (2017-2018).

Saat masih bersama NSH, Nate bermain penuh 17 pertandingan dengan catatan statistik 26,4 ppg, 14,1 rpg, 1,4 apg, dan 1,8 spg. Musim berikutnya, Nate kembali bermain di IBL. Tapi tidak bersama NSH, melainkan direkrut oleh Stapac Jakarta. Nate tidak bermain penuh di Stapac. Setelah delapan pertandingan, posisi Nate digantikan oleh Kore White. Statistik Nate di musim 2017-2018 adalah 18,0 ppg, 11,4 rpg, dan 1,5 apg.

Menariknya, peristiwa tersebut kini terulang. Giliran Kore White yang digantikan oleh Nate Barfield. Sebab kini Pelita Jaya berada di peringkat kedua klasemen dengan rekor menang-kalah 4-4. Dari delapan pertandingan, Kore mencetak 16,3 ppg, 11,4 rpg, dan 2,8 apg.

Pelita Jaya juga mengganti Wayne Bradford. Kali ini kasusnya berbeda. Bradford mengalami cedera parah ketika bertanding melawan Bima Perkasa di Solo, 12 Januari lalu. Kondisi tersebut membuat Pelita Jaya harus mengganti pemain. Akhirnya, Pelita Jaya memilih Calrton Hurst.

Hurst tampil di NCAA Divisi 1 bersama University of South Dakota hingga tahun 2018. Tapi ia juga sempat bermain untuk Colorado State University dua musim (2013-2014 dan 2014-2015). Pada musim 2017-2018, garda setinggi 1,90 meter itu mencetak 6,3 ppg, 4,6 rpg, dan 0,9 apg dari 20 pertandingan. Hurst tercatat sebagai pemain tim Berlin yang tampil di Eurobasket S. League tahun 2018.

Itulah pemain-pemain asing baru yang akan tampil di IBL musim ini. Berikutnya, IBL Seri 5 Bandung akan berlangsung di C-Tra Arena, pada 25-27 Januari 2018. (tor)

Foto: Hariyanto, csurams.com, gvvikings.com

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern