Nama Marcin Gortat sudah menghilang dari daftar pemain seluruh tim NBA. Terakhir kali namanya tercantum sebagai pemain Los Angeles Clippers tepat di hari terakhir masa pertukaran NBA. Clippers memutuskan untuk melepas Gortat setelah berhasil mendapatkan Ivica Zubac dan Michael Beasley dari tetangga mereka, Los Angeles Lakers. Dalam prosesnya, Beasley juga dilepas oleh Clippers.

Di tengah masa tanpa klub seperti ini, Gortat dikabarkan menarik perhatian beberapa tim yang membutuhkan senter dengan gaya bermain konvensional ini. Salah satu tim yang sempat dikabarkan sangat ingin menggunakan jasanya adalah Milwaukee Bucks. Namun, Gortat dikabarkan menolak tawaran tersebut.

Penolakan Gortat tersebut diberitakan oleh salah satu media Polandia, negara asal Gortat, Przegląd Sportowy. Gortat yang kini berada di kediamannya di  Orlando, Florida, Amerika Serikat, mengungkapkan alasan penolakannya adalah menanti pinangan Golden State Warriors. “Saya sudah cukup berumur, tapi kondisi fisik saya masih sangat prima. Jika saya adalah seorang agen, saya akan menawarkan diri saya ke Golden State Warriors,” tutur Gortat.

Warriors sendiri sudah dikabarkan tertarik untuk mencari tambahan pemain khususnya di posisi senter dalam dua bulan terakhir. Cedera yang diderita Damian Jones memaksa Warriors mencari opsi lain untuk melapis DeMarcus Cousins dan Kevon Looney. Kedua pemain yang disebut terakhir sendiri juga sering mengalami masalah kesehatan yang mengharuskan keduanya absen dari hari ke hari.

Senter pertama yang dikaitkan dengan Warriors adalah Robin Lopez. Lopez yang kini masih membela Chicago Bulls sempat dikabarkan akan dilepas oleh tim yang pernah meraih enam gelar juara tersebut. Namun, Bulls tampaknya berubah pikiran dan berbalik secara rutin mulai memberi menit bermain lebih kepadanya. Hal tersebut pula yang melandasi spekulasi Gortat akan bergabung denga Warriors.

Pemain berusia 35 tahun ini tidak menjalani masa yang menyenangkan bersama Clippers. Turun dalam  47 gim, rata-rata Gortat hanya bermain selama 16,0 menit per gim. Jumlah tersebut adalah rataan terendah Gortat sejak 2010-2011. Masa terbaik Gortat terjadi saat ia membela Washington Wizards di mana ia selalu membukukan rataan dua digit poin dan lebih dari delapan rebound per gim selama empat musim beruntun. Secara rataan karir, dari 13 musim bermain ia mencatatkan 9,9 poin dan 8,8 rebound. (DRMK)

Foto: NBA

 

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern