Formosa Dreamers dan San Miguel Alab Pilipinas adalah dua tim yang finis di peringkat teratas ASEAN Basketball League (ABL) 2018-2019. Catatan tersebut ternyata tidak menjamin mereka bisa melenggang mulus ke final. Buktinya, Dreamers dan Alab gugur di putaran pertama dengan kekalahan mutlak (0-2). Dreamers dikalahkan Mono Vampire Basketball Club Thailand, sedangkan Alab menyerah di tangan Hong Kong Eastern Basketball Team.

Di pertandingan pertama, Mono menang tipis 83-80. Sementara itu di laga kedua, Rabu, 3 April 2019, Mono mengalahkan Dreamers dengan skor tipis 70-68. Kekalahan semakin menyakitkan bagi Dreamers karena mereka ternyata sudah unggul di sisa 38 detik terakhir.

Mike Singletary menjadi aktor dibalik kesuksesan Mono menumbangkan Dreamers. Singletary melepaskan tembakan tripoin di sisa tujuh detik. Kemudian ia bisa mencetak dua tembakan bebas yang membuat kedudukan sama kuat 68-68. Kemudian saat ia gagal memasukkan tembakan ketiga, Romeo Travis mendapatkan bola offensive rebound dan langsung memasukkan dua poin dengan lay-up. Skor 70-68 menjadikan Mono menang 2-0 dari Dreamers.

Singletary mencetak 24 poin dan 10 rebound, Malcolm White 20 poin dan 11 rebound, serta Romeo Travis 10 poin dan 16 rebound.

Mono Vampire musim lalu menjadi finalis. Mereka kalah di final dari Alab Pilipinas. Mono mengalami sedikit masalah di musim reguler. Mereka gonta-ganti pemain. Beruntung Mono masih bisa lolos ke playoff meski berada di peringkat terakhir atau kedelapan. Bahkan jelang playoff, kepala pelatih Douglas Marty menyatakan mundur. Posisinya digantikan oleh Tongkiat Singhasene. Justru Mono Vampire mampu menumbangkan Formosa Dreamers.

Di sisi lain, juara bertahan Alab Pilipinas, malam ini juga harus pulang lebih awal. Alab kalah 88-90 di pertandingan pertama. Lalu di laga kedua yang berlangsung di Hong Kong, Rabu, 3 April 2018, Alab kalah dengan margin 18 poin (102).

Alab gagal menghentikan Marcus Elliot dan O'Darien Bassett. Elliot mencetak 29 poin, kemudian Bassett menambahkan 28 poin dan 15 asis. Senter Michael Holyfield membuat 11 poin dan 10 rebound. Kapten tim Eastern, Lee Ki mengumpulkan 18 poin.

Keputusan Kepala Pelatih Edu Torres melakukan pergantian pemain asing pada bulan Februari 2019 lalu berbuah manis. Holyfield menggantikan Sam Deguara, sedangkan Bassett dipanggil untuk mengisi posisi Eric Ferguson. Keduanya mampu mengangkat performa tim tersebut hingga bisa finis di peringkat tujuh klasemen akhir ABL 2018-2019.

Di semifinal nanti, Mono Vampire akan menunggu hasil dari pertandingan antara CLS Knights Indonesia melawan Saigon Heat. Posisi keduanya saat ini sama kuat (1-1). Sementara itu, Eastern akan berhadapan dengan pemenang antara Singapore Slingers melawan Macau Black Bears. Untuk sementara, Slingers unggul 1-0 atas Black Bears. (tor)

Foto: facebook Mono Vampire Basketball Club, facebook Hong Kong Eastern Long Lions

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern