Saatnya Kemba Walker Pergi dari Charlotte

| Penulis : 

Saya senang melihat pemain seperti Kemba Walker menorehkan berbagai prestasi individu. Sejak kemunculannya pada 2011, ia telah menjadi wajah Charlotte Hornets. Ia bahkan menjadi pencetak angka terbanyak dalam sejarah tim itu dengan rekor 12.009 poin.

Walker adalah Hornets. Hornets adalah Walker.

Sayangnya, prestasi Hornets tidak berbanding lurus dengan penampilan Walker. Mereka tidak bisa terus menerus mengandalkan Walker seorang diri. Garda utama andalan mereka itu jelas butuh dukungan untuk bermain di tingkat yang lebih tinggi.

Hornets, mungkin, sudah berusaha untuk melakukan itu; memberikan dukungan untuk Walker. Mereka, misalnya, mendatangkan Nicolas Batum pada 2015. Manajer Umum Mitch Kupchak bahkan merekrut veteran sekelas Tony Parker untuk melapis Walker. Namun, apa yang bisa dilakukan dua pemain Perancis itu?

Batum hanya pemain biasa. Parker berada di ujung kariernya sebagai pemain basket. Pemain lainnya? Tidak ada di kelas yang sama dengan Walker. Hornets gagal menembus playoff tiga musim beruntun.

Maka, inilah saatnya Walker pergi dari Charlotte.

Pemain bintang sekelas Walker berhak atas kehidupan yang lebih baik. Ia berhak mendapat kesempatan spesial di suatu tempat. Walker seorang All-Star dengan usia prima. Ia mestinya bisa bermain di tingkat yang lebih tinggi, bukan berada di papan bawah bersama pemain-pemain biasa.

Belakangan Walker bahkan sudah mengatakan, ia tidak yakin akan masa depannya bersama Hornets. Ia tampaknya sudah mulai lelah dengan tim ini. Padahal Hornets berpotensi menyodorkan kontrak besar senilai AS$221 juta untuk lima tahun.

Namun, apalah arti uang sebesar itu tanpa kesempatan yang sama besar?

Jika Hornets memang tidak mampu mendatangkan dukungan, setidaknya melepas Walker adalah jalan yang baik.

Coba tengok apa yang dilakukan Cleveland Cavaliers dengan LeBron James pada 2010. Ketika mereka memang tidak bisa menyediakan ruang yang lebih besar untuk perkembangan karier Sang Raja, biarkanlah ia melanglang buana. James bisa bergabung dengan Miami Heat yang mendukung permainannya. Sebab, Heat punya Dwyane Wade, juga Chris Bosh yang mengantarkan gelar juara kepada James.

Walker membutuhkan kesempatan yang sama seperti James. Dan, ia bisa mendapat kesempatan itu hanya jika ia pergi. Hornets pun bisa meluangkan ruang gaji untuk merekrut pemain potensial daripada merekrut Walker yang sudah tampak lelah. Apalagi garda andalan mereka itu akan menjadi pemain bebas pada musim panas nanti.

Ini saatnya Charlotte mengikhlaskan Walker.

Foto: NBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern