Sebelum babak final Wilayah Barat dimulai, kabar buruk harus diterima oleh Golden State Warriors. Di putaran pertama, gim kedua melawan Los Angeles Clippers, DeMarcus Cousins, mengalami cedera paha. Setelahnya, DeMarcus tak sekalipun kembali tampil di sisa gim.

Di babak semifinal Wilayah Barat, di gim keempat, giliran Kevin Durant yang terkena cedera. Sempat dikira terkena cedera achilles, Kevin dikonfirmasi hanya terkena cedera betis. Namun, melihat kejadiannya, cedera yang ia alami memang cukup parah dan harus membuatnya absen di sisa gim Warriors hingga menyapu bersih Portland Trail Blazers di final Wilayah Barat.

Seiring absennya dua bintang Warriors tersebut, beberapa kalangan sempat cukup meragukan perjalanan Warriors akan semulus ini. Pasalnya, Kevin adalah top skor Warriors bahkan playoff sepanjang penampilannya musim ini. Dari 11 gim playoff musim ini, Kevin mengemas rataan 34,2 poin, 5,2 rebound, dan 4,9 asis per gim dengan FG% 51 persen.

Namun, segala “tragedi” yang melanda Warriors tersebut justru membuat Stephen Curry seolah “lahir kembali.” Di tengah badai cedera, Steph tampil gemilang seolah mengingatkan kepada seluruh penikmat NBA bahwa ia adalah tiga kali juara NBA dan dua kali peraih MVP.

Sejak Kevin absen, total Warrior telah melewati enam gim. Dalam enam gim tersebut, Steph kembali ke masa saat Warriors belum memiliki Kevin. Steph menjadi top skor tim dengan 34,0 poin. Jika dipisah hanya pertandingan melawan Blazers saja, Steph memiliki rataan 36,5 poin per gim. Sepanjang sejarah NBA, itu adalah catatan tertinggi kedua dalam babak final Wilayah Barat. Di atas Steph, ada Amar’e Stoudemire yang memilki rerata 37,0 poin per gim selama lima gim.

Tak hanya secara perolehan poin, Steph juga menunjukkan dirinya sebagai salah satu kunci permainan Warriors selain Draymond. Catatan 7,3 rebound, dan 6,3 asis per gim sejak Kevin absen adalah bukti Steph cukup menyeluruh dalam kurun waktu tersebut.

Bapak tiga anak ini juga seolah menunjukkan lagi kepada penikmat NBA bahwa ia adalah salah satu penembak jitu terbaik sepanjang sejarah NBA. Steph memiliki FG% 45 persen, 3P% 40 persen, dan FT% 54 persen. Jika digeser ke statistik lanjutan, Steph juga tetap berbahaya dengan eFG% 57 persen dan TS% 65 persen.

Foto: NBA

 

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern