Portland Trail Blazers belum cukup beruntung untuk mengalahkan Golden State Warriors. Namun, mereka berencana untuk tetap berjuang bersama jagoannya, Damian Lillard. Blazers hendak memperpanjang kontrak dengannya pada musim panas 2019.

Menurut Chris Haynes, Yahoo! Sports, Blazers berencana untuk menyodorkan kontrak empat tahun, supermaksimum AS$191 juta. Lillard akan resmi mendapatkan kontrak supermaksimum itu seandainya terpilih dalam salah satu All-NBA Team.

Lillard sebenarnya masih menyisakan kontrak dua tahun lagi senilai AS$62 juta. Ia masih akan membela Blazers hingga 2020-2021. Maka, dengan kontrak baru, Lillard akan bermain di Portland sampai enam tahun ke depan.

“Kami akan fokus pada kontrak itu nanti,” kata Lillard seperti dikutip Yahoo! Sports.

Sebelum saat itu tiba, Lillard akan mengevaluasi dulu penampilannya selama semusim ini. Ia telah mengantarkan Blazers ke Final Wilayah Barat. Mereka punya satu musim luar biasa. Sebab, ini pertama kalinya Blazers menembus final wilayah lagi sejak 1999-2000.

“Lihat apa yang kami lakukan musim ini,” ujar Lillard lagi. “Kami bermain tanpa senter utama (Jusuf Nurkic). Kami bermain tanpa C.J. (McCollum) di akhir musim. Jadi, lihatlah, kami tetap mampu mencapai ini. Kami hanya berjarak satu langkah lagi dari final. Dan bukan itu saja, kami bisa unggul dobel digit poin di tiga dari empat pertandingan. Saya pikir ini membuktikan kami bisa bersaing.”

Performa Lillard belakangan juga mendapat apresiasi besar dari lawan-lawannya. Ia menjadi dalang di balik kesuksesan Blazers mengalahkan Oklahoma City Thunder di putaran pertama. Ia juga membantu timnya lolos ke final wilayah mengalahkan Denver Nuggets di Semifinal Wilayah Barat. Sayangnya, Warriors masih terlalu kuat untuk mereka.

Selama playoff, Lillard mencetak rata-rata 26,9 poin, 4,8 rebound, 6,6 asis, dan 1,7 steal. Ia sempat mencetak 50 poin ketika melawan Thunder di pertandingan kelima putaran pertama. Lillard juga menyumbang dobel-dobel 28 poin dan 12 asis di pertandingan terakhirnya melawan Warriors. Padahal ia sempat berkutat dengan cedera rusuk. Draymond Green, forwarda Warriors, cukup kagum padanya.

“Dame (Damian Lillard) adalah pemain yang spesial,” kata Green. “Dia terus melawan. Dia mencintai tim dan kota ini, dan Anda menghargai kenyataan bahwa dia ingin menang di sini dan melakukannya dengan caranya sendiri. Dia pesaing utama, dan Anda bisa tahu dia dari Oakland. Dia akan menemukan cara untuk menyelesaikannya.”

Kini, setelah harus tersingkir dari playoff, Lillard akan kembali menguatkan dirinya. Ia akan berlatih lagi supaya siap menghadapi musim depan. Lillard telah melewati salah satu musim terbaiknya. Ia siap jika harus melewati sekali lagi nanti. (GNP)

Foto: NBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern