Rudy Gobert semakin menegaskan dirinya sebagai salah satu pemain bertahan terbaik sepanjang sejarah NBA. Setelah menyabet gelar pemain bertahan terbaik (defensive player of the year) musim lalu, ia menyabet gelar yang sama musim ini. NBA menobatkannya sebagai pemain bertahan terbaik 2018-2019.

Senter andalan Utah Jazz tersebut sejauh ini telah mengantungi dua gelar pemain bertahan terbaik. Ia bahkan menyabet gelar itu dalam dua musim beruntun (2018 dan 2019). Gobert pun menyamai pencapaian para pemain legenda. Sebab, hanya ada delapan pemain yang pernah menyabet gelar itu dalam dua musim beruntun, termasuk Gobert.

Sidney Moncrief (Milwaukee Bucks) menjadi pemain pertama dengan dua gelar pemain bertahan terbaik dalam dua musim beruntun. Ia menyabet gelar itu pada 1983 dan 1984.

Moncrief juga merupakan peraih gelar pemain bertahan terbaik pertama dalam sejarah. Kebetulan NBA baru membuat penghargaan itu pada 1983.

Setelah Moncrief, pemain lain dari era berbeda menyusulnya. Dennis Rodman menyabet gelar pemain bertahan terbaik dalam dua musim beruntun ketika membela Detroit Pistons pada 1990 dan 1991. Hakeem Olajuwon (Houston Rockets) menyabetnya pada 1992 dan 1993. Dikembe Mutombo (Atlanta Hawks) pada 1997 dan 1998. Alonzo Mourning (Miami Heat) pada 1999 dan 2000.

Di era 2000-an, nama-nama seperti Dwight Howard dan Kawhi Leonard muncul. Howard menyabet gelar pemain bertahan terbaik dalam dua musim beruntun ketika masih membela Orlando Magic pada 2009 dan 2010. Leonard menyabetnya kala membela San Antonio Spurs pada 2014 dan 2015.

Gobert menjadi pemain terbaru di jajaran legendaris itu. Ia tampil konsisten secara defensif selama—setidaknya—tiga musim terakhir. Ia selalu masuk ke jajaran All-Defensive First Team sejak 2017. Seperti sebutannya, ia merupakan Stiffle Tower—menara kuat yang membentengi pertahanan Jazz di NBA. (put)

Foto: NBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern