Jimmer Fredette ingin membangun ulang kariernya di NBA. Ia bahkan sempat tampil bersama Phoenix Suns di pengujung 2018-2019. Namun, tim asal Arizona itu melepasnya di akhir musim. Mereka tidak menggunakan opsi tim untuk mempertahankannya.

Fredette kemudian berusaha mendapatkan tempat dengan tampil di NBA Summer League 2019. Ia membela Golden State Warriors di pertandingan musim panas itu.  

Kendati demikian, Fredette tiba-tiba mengundurkan diri dari skuat Warriors. Ia hanya tampil dua kali sampai hilang di pertandingan ketiga. Fredette bahkan tidak hadir di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, 5—15 Juli 2019.

Fredette rupanya menyerah dengan kariernya di NBA. Sebab, ia mendapatkan tawaran bermain dari klub Eropa. Panathinaikos memboyongnya ke Yunani. Freddette pun merapat ke Benua Biru untuk pertama kali.

Sebelum merantau ke Eropa, Fredette sempat berkarier di CBA (Cina). Ia membela Shanghai Sharks pada 2016—2019. Pemain berusia 30 tahun itu memiliki karier yang impresif di sana. Ia bahkan sempat merengkuh gelar CBA International MVP (2017) dan masuk ke jajaran All-Star tiga kali beruntun (2017—2019).

Fredette memulai kariernya di NBA pada 2011. Milwaukee Bucks memilihnya di urutan 10. Namun, segera menukarnya ke Sacramento Kings. Fredette mendapat sambutan hangat dari penggemar Kings sampai penjualan jerseynya meningkat 540 persen.

Sayangnya, Fredette tidak bisa tampil sesuai harapan. Kariernya meredup seiring berjalannya waktu. Ia bahkan sempat berpindah-pindah klub NBA dan G League sebelum merantau ke Cina.

Musim lalu, Suns merekrutnya dengan kontrak dua tahun dengan opsi tim di musim kedua. Ia tampil dalam enam pertandingan terakhir sebelum dilepas di akhir musim. Kini Fredette siap mengarungi babak baru di Eropa untuk melanjutkan kariernya di dunia bola basket. (put)

Foto: NBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern