Thabo Sefolosha sudah menghabiskan 12 musim terkahirnya di NBA. Berstatus sebagai pilihan ke-13 NBA Draft 2006, karir Thabo tidak bisa dibilang buruk, tapi juga tidak cukup spesial. Bersama Chicago Bulls, Oklahoma City Thunder, Atlanta Hawks, dan Utah Jazz, Thabo selalu menjadi bagian penting.

Atletisme, fisik, etos kerja, tembakan tripoin, dan kemampuan bertahan yang baik adalah fakto-faktor yang menonjol dari dirinya. Hal tersebut pula yang membantu Thunder melaju ke final di musim 2012. Kala itu, bersama Russell Westbrook, Kevin Durant, Serge Ibaka, dan Kendrick Perkins, Thunder menjadi salah satu tim kuat di NBA.

Dalam dua musim terakhir, pemain berusia 35 tahun ini membela panji Jazz. Meski tercatat hanya bermain delapan kali menjadi starter dari 88 gim yang ia mainkan, Thabo tetap menjadi salah satu pemain yang dicintai publik Utah. Ia menjadi bagian penting untuk barisan cadangan Jazz dalam membawa tim ini selalu lolos ke playoff dua musim terakhir.

Memasuki pasar pemain bebas kali ini, kontrak Thabo dan Jazz telah berkahir, ia menjadi unrestricted free agent. Melihat usianya yang sudah semakin mendekati masa akhir karirnya, banyak yang mengira ia akan kembali untuk Jazz. Namun, wawancara terbarunya dengan media Swiss (negara asal Thabo) menepis perkiraan tersebut.

Kepada Neue Zurcher Zeitung, Thabo menjelaskan bahwa ia tak bisa kembali ke Jazz lantaran istrinya tak ingin lagi tinggal di sana. Alasan terbesar istrinya tak mau kembali ke Utah adalah tradisi dan pola pikir politik di area tersebut. Menurut Sang Istri, Salt Lake City (kota markas Jazz) dipenuhi dengan pemikiran-pemikiran kuno yang dipenuhi batasan-batasan moral yang kaku.

“Selama ini, istri saya sudah membuat terlalu banyak pengorbanan di hidupnya. Ia selalu mengesampingkan keinginannya demi keluarga kami. Keputusan ke mana karir saya berlanjut kini akan bergantung kepada istri dan dua anak saya. Saya ingin mereka menikmatinya.”

Di sisi lain, Thabo juga mulai memikirkan keputusan pensiun. Masih kepada media yang sama, ia menjelaskan bahwa kontrak barunya nanti kemungkinan besar akan menjadi kontrak terakhirnya sebagai pemain profesional.

Beberapa tim NBA dikabarkan sudah mulai bernegosiasi dengannya. Di luar itu, tim-tim dari Eropa juga dikabarkan siap memboyongnya jika tidak ada kesepakatan yang cocok dengan tim NBA. (DRMK)

Foto: NBA

 

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern