Sabtu, 27 Juli 2019, waktu setempat, saya berbincang dengan Koko Heru Setyo Nugroho, asisten pelatih BTN CLS Knights Indonesia. Perbincangan yang berujung menjadi Mainbasket Talks #6 ini berawal dari keresahan Koko atas cara komunikasi pelatih dengan pemainnya, terutama di Indonesia. Pemandangan pelatih yang marah kepada pemainnya secara verbal dan langsung seolah sudah menjadi hal yang lumrah di dunia perbasketan.

Satu kalimat dari perbincangan dengan Koko yang saya ingat adalah, ”Komunikasi itu skill (keahlian), harus terus dilatih.” Sudah menjadi rahasia umum bahwa komunikasi adalah salah satu aspek kehidupan yang harus dikuasai oleh semua orang. Komunikasi menjadi pintu untuk seorang manusia membuka diri dengan orang lain, baik secara verbal ataupun nonverbal.

Komunikasi akan menjadi lebih penting lagi perannya jika Anda bergerak atau bekerja secara tim. Menyatukan berbagai macam pikiran, idealisme, dan karakter hingga latar belakang demi menuju satu tujuan yang sama bukanlah hal mudah. Apalagi jika Anda berperan sebagai pemimpin untuk sebuah tim, maka tugas Anda semakin berat lagi.

Pertama, Anda harus fokus pada tujuan akhir tim ini. Kedua, Anda harus mampu menyusun strategi demi mencapai tujuan tersebut, biasa kita sebut visi dan misi. Terkahir, Anda harus mengkomunikasikan misi-misi tersebut ke masing-masing anggota tim yang memiliki latar belakang dan tingkat penerimaan yang berbeda.

Hal terakhir ini bisa dibilang cukup tricky. Pasalnya, Anda harus tahu garis besar personel Anda masing-masing. Tanpa hal itu, ditambah dengan jika Anda beranggapan bahwa cara berkomunikasi dengan semua orang di tim Anda sama saja, besar kemungkinan permasalahan komunikasi akan muncul.  Namun sebaliknya, jika Anda berhasil melakukan hal ketiga tersebut, langkah ke depan akan semakin mudah. Fokus Anda dan tim hanya akan tertuju kepada visi dan misi.

Membaca buku tentang psikologi dan komunikasi bisa menjadi opsi untuk memperbaiki teknik komunikasi. Namun, semua akan menjadi lebih baik dengan praktik langsung. Memperbanyak intensitas berbincang dengan orang, bertukar pikiran dengan anggota tim Anda, hingga mungkin berbicara di depan umum adalah contoh parktik langsung. Seiring dengan skill komunikasi yang semakin baik, tingkat percaya diri Anda juga akan semakin baik. Jika hal itu sudah tercapai, maka penghalang Anda dengan mimpi-mimpi Anda akan semakin kecil.

Anda bisa mendengarkan secara penuh obrolan saya dengan Koko Heru Setyo Nugroho di Spotify Mainbasket. Selain obrolan itu, Anda tentu bisa mendengar perbincangan inspiratif lainnya dengan Abraham Damar Grahita dan Sandy Febiansyakh Kusuma Kurniawan. Jika Anda ketinggalan berita tentang kegilaan pasar pemain bebas lalu, kami juga punya. Terkahir, jika Anda percaya bahwa tinggi badan adalah seagalanya dalam permainan basket, kami juga punya penyanggahnya. Selamat menikmati.

(Spotify Mainbasket Talks)

Foto: Yoga Prakasita

 

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern