Philadelphia 76ers terus berbenah demi masa depan yang lebih baik. Mereka tidak hanya merekrut pemain di musim panas 2019 ini, tetapi juga pelatih baru untuk memperkuat skuatnya. Salah satunya Roy Hibbert.

Sixers merekrut Hibbert untuk menjadi pelatih pengembang pemain (player development coach). Kebetulan ia memiliki pengalaman bermain selama sembilan tahun di NBA. Pengalaman itu akan berguna bagi para pemain Sixers, terutama mereka yang berposisi senter.

Hibbert, 32 tahun, memang bermain sebagai senter selama di NBA. Ia merupakan jangkar pertahanan Indiana Pacers selama tujuh musim (2008-2015). Hibbert bahkan mampu mengantarkan Pacers ke playoff dalam empat musim beruntun pada 2011—2014, termasuk menembus Final Wilayah Timur dua kali beruntun.

Selama membela Pacers, Hibbert mengoleksi rata-rata 11,1 poin, 6,8 rebound, 1,4 asis, dan 1,9 blok dalam 533 pertandingan reguler. Persentase tembakan keseluruhannya mencapai 46,4 persen. Efektivitas tembakan keseluruhan 46,5 persen. True shooting percentage 51,1 persen.

Hibbert juga terkenal dengan kemampuan bertahannya. Ia merupakan salah satu pemain bertahan terbaik di liga pada masanya. Rata-rata bloknya mencapai 1,7 per pertandingan. Persentasenya 5,3 persen.

Dengan catatan itu, Hibbert berhasil menembus skuat All-Star (2012 dan 2014) dan All-NBA Defensive First Team (2014). Namun, ia gagal mempertahankan posisinya bersama Pacers. Pada 2015, tim asal Indianapolis itu menukarnya ke Los Angeles Lakers.

Hibbert tidak bertahan lama di Los Angeles. Ia hanya tampil selama semusim, kemudian pindah ke Charlotte Hornets dengan kontrak baru. Namun, itu pun tidak berlangsung lama. Hornets menukarnya ke Milwaukee Bucks, yang menukarnya lagi ke Denver Nuggets, sampai akhirnya berlabuh di Colorado dan pensiun pada Juli 2018.

Setelah pensiun, Hibbert kini punya peran lain. Ia akan membantu pemain-pemain Sixers untuk berkembang. Salah satunya Joel Embiid yang bermain sebagai senter. Ini akan menjadi awal baru baginya. (put)

Foto: NBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern