Vince Carter sepakat untuk kembali ke Atlanta Hawks demi tampil di NBA 2019-2020. Musim itu kebetulan akan menjadi musim terakhirnya di NBA. Sebab, Carter hendak pensiun di akhir musim nanti.

Meski tahu harus meninggalkan NBA, Carter akan pergi dengan hati senang. Ia sudah menghabiskan waktu selama 22 tahun di liga. Itu merupakan rekor karier terlama bagi seorang pemain. Ia tidak akan menyesal.

Carter bahkan akan meninggalkan NBA karena keinginannya, bukan karena terpaksa. Tidak semua pemain bisa bernasib seperti itu. Beberapa bahkan terpaksa meninggalkan NBA karena tidak mendapat kesempatan main lagi.

“Saya tidak pernah menyangka bisa bermain selama ini,” kata Carter per CloseUp360.com. “Saya merasa ini sudah waktunya (pensiun). Saya sudah memutuskan. Itu yang ingin saya lakukan. Dan hal hebat dari semua itu adalah saya bisa meninggalkan liga atas keinginan sendiri.”

Pada 2019-2020, Carter boleh jadi akan mendapat tur perpisahan. Seperti Dwyane Wade dan Dirk Nowitzki musim lalu. Namun, seandainya tidak, ia tidak akan mempermasalahkan. Ia sudah mengatakan bahwa ia akan meninggalkan liga dengan hati senang.

“Saya baik-baik saja,” kata Carter. “Saya tidak cocok dengan itu. Saya menikmati waktu saya di sini dan seterusnya dan seterusnya. Saya tahu ini akan terjadi, tetapi saya tidak menginginkan tur perpisahan.”

Bagi seorang Carter, tur perpisahan memang bukan hal yang penting. Ia hanya ingin menyelesaikan kariernya sebaik mungkin. Salah satunya dengan membantu Hawks mengembangkan timnya. Apalagi skuat merek didominasi oleh pemain-pemain muda.

Setelah pensiun, Carter juga tidak perlu khawatir. Ia berencana untuk tetap dekat dengan bola basket sebagai seorang analis. NBA 2019-2020 nanti akan menjadi perjalanan terakhir yang tanpa beban. Ia akan senang-senang. (put)

Foto: NBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern