Eastern Hong Kong terus menunjukkan keseriusannya membangun tim guna menghadapi ASEAN Basketball League (ABL) 2019-2020. Usai memastikan tetap menggunakan jasa senter, Mike Holyfield, Eastern baru saja mengumumkan dua pemain asing sekaligus kepala pelatih mereka. Pengumuman ini dilakukan di akun instagram resmi tim.

Untuk posisi kepala pelatih, Eastern tak tanggung-tanggung dengan mendapuk mantan pelatih tim NBA G League, Jordan Brady. Brady tercatat menangani tim afiliasi Milwaukee Bucks, Wisconsin Herd, dalam kurun 2017-2019. Sebelum itu, Brady juga tercatat menjadi asisten pelatih di empat tim NBA G League lainnya.

Dari deretan pemain, Eastern mengikuti langkah juara ABL musim lalu, CLS Knights Indonesia, dengan merekrut pemain asal National Basketball League (NBL) Canada, Trey Kell. Kell direkrut dari Moncton Magic, tim yang menjadi juara NBL Canada musim lalu. Dari 27 gim yang ia mainkan, Kell membukukan 21,6 poin, 7,7 rebound, dan 4,6 asis per gim. Bicara akurasi, Kell memiliki FG% 51,1 persen, 3P%, 36,1 persen, dan FT% 88 persen.

Secara permainan, Kell biasa memainkan peran sebagai pembawa bola utama tim. Statistik menunjukkan bahwa ia memiliki akurasi tripoin yang baik. Di samping itu, Kell juga memiliki gerakan eksplosif didukung tubuh yang atletis.

Satu nama lain yang mereka rekrut juga pernah mencicipi persaingan di NBA G League. T.J. Price tercatat pernah bermain dua musim di NBA G League bersama dua tim yang berbeda. Total ia bermain 49 kali dan menorehkan rataan 11,5 poin, 2,8 rebound, dan 2,5 asis per gim.

Namun, dua musim tersebut tidak terjadi di dua musim terakhir ini. Terakhir kali Price tercatat bermain di NBA G League pada 2018. Musim lalu, ia menghabiskan musim bersama Egis Kormend di liga basket profesional Hungaria. Bermain 33 kali, Price mencatatkan statistik yang lebih baik dengan 17,6 poin, 3,4 rebound, dan 3,0 asis per gim. (DRMK)

Foto: Twitter @WisconsinHerd, @trey_kell, Medium

 

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern