Portland Trail Blazers akan menghadapi Phoenix Suns dalam rangkaian pertandingan pramusim NBA 2019. Kepala Pelatih Terry Stotts hendak menambah menit bermain Damian Lillard dan C.J. McCollum di pertandingan itu. Ia berpikir untuk memainkan keduanya hingga 25 menit lamanya.

Dalam pertandingan pramusim, seorang kepala pelatih lazim membatasi menit bermain pemainnya. Mereka mengatur waktu agar para pemain itu bisa melakukan pemanasan sebelum musim reguler tanpa cedera. Sebelumnya, Stotts membatasi Lillard dan McCollum dengan masing-masing waktu tampil 15 menit. Ia bahkan mengistirahatkan duo bintang itu ketika Blazers menghadapi Haifa Maccabi pada Kamis, 10 Oktober 2019 lalu.

Kini, Stotts ingin memainkan keduanya lebih lama. Lillard menyampaikan rencana pelatihnya itu kepada media. Ia pun mengaku siap untuk bermain dengan tambahan waktu tampil.

“Tampil dengan lebih banyak menit bermain besok,” kata Lillard seperti dikutip ClutchPoints dari NBC Sports Northwest. “Saya yakin kami akan tampil lebih, jadi kami mesti siap untuk itu. Saatnya mengencangkan sabuk dan bersiap-siap.”

Lillard akan berusaha memberikan yang terbaik walau di pertandingan pramusim. Ia ingin dirinya melakukan pemanasan dengan benar. Sehingga siap untuk menyambut musim reguler 2019-2020. Apalagi mengingat Blazers memiliki target untuk menjadi tim yang lebih baik dari sebelumnya.

Musim lalu, Blazers berhasil menembus Final Wilayah Barat. Namun, mereka tumbang di babak itu oleh Golden State Warriors. Lillard juga sempat absen karena cedera di dua pertandingan terakhir Final Wilayah Barat.

Meski begitu, Lillard hampir selalu menjadi alasan di balik kemenangan Blazers. Ia tampil dalam 80 pertandingan reguler pada 2018-2019 dengan rata-rata 25,8 poin, 4,6 rebound, 6,9 asis, dan 1,1 steal. Persentase tembakan keseluruhannya (FG%) mencapai 44,4 persen. Efektivitas tembakan keseluruhan (eFG%) 52,2 persen. Sementara true shooting percentage (TS%) 58,8 persen.

McCollum, di sisi lain, sama pentingnya seperti Lillard. Garda tembak andalan Blazers itu tampil dalam 70 pertandingan reguler musim lalu. Ia mencetak 21 poin, 4 rebound, dan 3 asis per pertandingan. FG% menyentuh 45,9 persen dengan eFG% 52,7 persen dan TS% 55,3 persen.

Musim depan, Blazers akan kembali bertumpu pada keduanya. Oleh karena itu, Stotts mesti menyiapkan mereka dengan benar. Pertandingan melawan Suns besok, Sabtu 12 Oktober, akan menjadi penting. (put)

Foto: NBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern