Satria Muda Pertamina Jakarta sukses menuntuaskan misi balas dendam atas Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta. Sekedar mengingat jika sebelumnya kedua tim ini sudah pernah bertemu di IBL 2016 Seri I Jakarta. Hasilnya, Satria Muda kalah dari Pelita Jaya dengan skor 66-57.

Kedua tim kembali bertemu di Seri IV Semarang dan menjadi laga big match pada hari pertama, Sabtu (12 Maret 2016). Kini hasilnya berbeda, Satria Muda bisa membalas kekalahan atas Pelita Jaya dengan skor 57-52. Kemenangan Satria Muda membuat agregat kedua tim sama kuat (1-1).

Aroma persaingan sudah tampak sejak awal permainan. Namun Pelita Jaya kelihatan kurang lepas dalam bermain. Peran Brandon Jawato memang terlihat di kuarter pertama, delapan poin disumbangkan olehnya. Di kubu Satria Muda, Yo Sua tak kalah subur. Dua kali three point jump shoot di kuarter pertama berbuah enam poin untuk Satria Muda. Skor 16-12 menutup kuarter pertama untuk keunggulan Satria Muda.

Permainan memanas di kuarter selanjutnya. Kerasnya pertandingan tercermin dari banyaknya personal foul yang dibuat pemain. Bahkan sebuah insiden berdarah terjadi. Pelipis mata Arki Dikania Wisnu robek akibat benturan keras dengan salah satu pemain Pelita Jaya.

Di ujung laga, Pelita Jaya punya momentum untuk bangkit. Dua kali three point jump shoot dari Brandon Jawato membuat kedudukan berubah 48-40. Namun kebangkitan itu segera dihentikan oleh coach Cokorda Raka Satrya Wibawa yang segera mengambil time-out. Keputusan ini tepat, sebab laju Pelita Jaya terhenti. Hasilnya Satria Muda berhasil mempertahankan kemenangan dengan margin lima poin saja (57-52).

"Saya bersyukur Satria Muda bisa menang dengan salah satu tim big four. Hari ini para pemain tampil lepas dan defense kami juga bagus," ujar coach Wiwin usai laga. "Paling penting dengan kemenangan ini mental pemain jadi bangkit lagi, mereka bisa lebih percaya diri lagi."

Arki Dikania Wisnu menjadi pengumpul poin terbanyak dengan sembilan poin dan tujuh rebound. Sementara itu peran Vinton Nolland Surawi di laga ini tak kalah penting. Dirinya mencatatkan 10 rebound dan enam poin.

"Menghadapi tim sekelas Pelita Jaya, tidak hanya dibutuhkan strategi, namun perlu trik-trik khusus untuk membuyarkan konsentrasi lawan," kata Vinton "Tipikal permainan saya memang untuk membuyarkan konsentrasi lawan agar mereka terpancing emosinya dan kehilangan konsentrasi. Saya juga salut kepada para pemain muda Satria Muda yang berani fight menghadapi tim kuat seperti Pelita Jaya."

Foto : Dokumentasi IBL

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern