Los Angeles Lakers resmi merekrut Markieff Morris. Mereka mengumumkan itu hari ini, Minggu, 23 Februari 2020 waktu setempat. Morris tampak bersama Manajer Umum Lakers Rob Pelinka di kantornya di El Segundo, California, Amerika Serikat.

Morris telah menyelesaikan kontraknya (buyout) bersama Detroit Pistons sehingga bisa bergabung dengan Lakers. Menurut kebijakan klub, detail kontrak tidak dipublikasikan. Namun, Adrian Wojnarowski, ESPN, mengabarkan bahwa kerja sama Morris dan Lakers bernilai AS$1,75 juta dengan ketentuan Disabled Player Exception.

Ketentuan tersebut dipakai karena Lakers memasukkan Morris untuk menggantikan DeMarcus Cousins yang cedera. Dengan pengecualian, mereka berhak memiliki pemain lagi meski batas gaji tidak pas. Cousins sendiri baru-baru ini didepak untuk memberi ruang kepada Morris dalam kondisi cedera lutut.

Lakers mendatangkan Morris demi menambah daya gedor. Mereka serius untuk membenahi skuatnya dalam menghadapi sisa musim 2019-2020 sampai ke babak playoff nanti. Morris sebelumnya tampil sebanyak 44 kali pada musim reguler bersama Pistons. Ia mencetak rata-rata 11 poin, 3,9 rebound, dan 1,6 asis.

Morris mampu memasukkan 45 persen tembakannya (FG%) musim ini. Efektivitas tembakannya (eFG%) mencapai 54,6 persen. Sementara true shooting percentage (TS%) 57,3 persen.

Selama kariernya, Morris telah bermain bersama empat klub berbeda: Phoenix Suns, Washington Wizards, Oklahoma City Thunder, dan Pistons. Ia masuk ke NBA setelah dipilih Suns pada 2011. Kemudian, konsisten berada di NBA sampai 2020 ini.

Morris boleh jadi akan tampil dalam waktu dekat. Lakers menyisakan 27 pertandingan reguler. Mereka menang melawan Boston Celtics hari ini. Selanjutnya, Lakers mesti menghadapi New Orleans Pelicans. Pertandingan berlangsung lusa di Staples Center. (GNP)

Foto: NBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern