NBA menunda musim hingga waktu yang tidak ditentukan, menyusul adanya wabah COVID-19 akibat virus Corona. NCAA, di sisi lain, tetap melanjutkan turnamen. Mereka berencana menggelar pertandingan tertutup, tanpa penonton.

NCAA mengatakan itu melalui memo yang tersebar hari ini, Rabu, 11 Maret 2020 waktu setempat. Mereka mengatakan bahwa pihaknya telah berkonsultasi dengan dinas kesehatan dan dewan penasihat. Berdasar pada hasil diskusi, turnamen Divisi I tetap dilanjutkan, termasuk di sektor putri.

NCAA akan menggelar pertandingan secara khusus. Tanpa penonton. Dengan staf tertentu dan keluarga. Mereka membatasi akses agar pertandingan berjalan baik.

Turnamen antarkampus tersebut sebenarnya menyesali keputusan ini. Namun, harus dilakukan karena upaya minimalisasi penyebaran virus Corona. Apalagi WHO telah menetapkan COVID-19 sebagai pandemik.

NCAA menganggap bahwa turnamen mereka penting. Padahal kompetisi-kompetisi olahraga di seluruh dunia ditunda bahkan dihentikan. NBA sebagai liga bola basket tertinggi pun melakukannya.

NBA resmi menunda musim hari ini. Mereka mendapati salah satu pemainnya terjangkit virus Corona. NBA segera merespon hal itu dengan membatalkan setidaknya 2 dari 6 pertandingan hari ini.

Sementara itu, NCAA semakin dekat dengan puncaknya. Mereka biasa menggelar March Madness pada bulan ini. Sayang, kehadiran virus Corona membuat turnamen menjadi kering. Penonton tidak bisa menembus arena. Beberapa wilayah bahkan sudah mengeluarkan imbauan untuk tidak berkumpul dalam acara yang melibatkan banyak orang.

Meski begitu, para penggawa NCAA tidak mau gegabah. Mereka ingin yang terbaik. Kevin Willard, kepala pelatih Seton Hall University, misalnya, mengikuti saja arahan NCAA.

"Sejujurnya, ini sedikit mengejutkan. Namun, saya rasa mereka melakukan apa yang harus dilakukan untuk menggelar turnamen," kata Willard per New York Post. "Saya lihat mereka proaktif dan mencoba memastikan kami dapat menggelar turnamen dengan sebaik-baiknya."

Penonton sebenarnya sudah menjadi bagian penting dari turnamen ini sejak lama. Para pemain juga sangat senang dengan kehadiran mereka. Namun, apa daya, wabah telah menyebar ke mana-mana. Mereka mesti ikut meminimalisasinya. (GNP)

Foto: NCAA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern