Kevin Durant positif Covid-19. Ia sendiri yang mengatakannya kepada Shams Charania dari The Athletic. Durant terjangkit virus corona (SARS-CoV-2) yang semakin menyebar belakangan ini.

Menurut pengakuannya, Durant merasa baik-baik saja. Ia terjangkit Covid-19 tanpa mengalami gejala. Durant pun meminta semuanya hati-hati.

“Hati-hati semuanya, jagalah dirimu dan lakukan karantina. Kita pasti bisa melewatinya,” kata Durant per The Athletic.

Selain Durant, Charania mengabarkan bahwa tiga pemain Nets lainnya terjangkit virus yang sama. Namun, tidak mengatakan namanya. Nets juga mengabarkan begitu. Mereka mengatakan bahwa empat pemainnya terjangkit Covid-19, dengan rincian: 1 gejala dan 3 tanpa gejala.

Keempat pemain kini berada di bawah pengawasan tim medis. Nets juga berusaha untuk mengingatkan siapa pun yang sempat berkontak dengan para pemain itu, termasuk lawan bermain mereka baru-baru ini. Misalnya, Los Angeles Lakers dan Golden State Warriors.

Nets bertemu Lakers pada Selasa, 2 Maret 2020, sebelum NBA menunda kompetisi 2019-2020. Mereka tampil di Staples Center, Los Angeles, California, dan memenangi pertandingan dengan kedudukan tipis 104-102. Durant tidak tampil karena masih berkutat dengan pemulihan cedera. Namun, dikabarkan hadir di Staples Center.

Sementara itu, Nets belum sempat bertemu Warriors. NBA telanjur menunda kompetisi. Hanya saja, Nets sudah berada di San Francisco untuk bersiap menghadapi lawannya.

Kepala Pelatih Warriors Steve Kerr berharap anak-anak asuhnya tidak pergi keluar dengan pemain Nets saat itu. Sebab, para pemain tim asal Bay Area tersebut belum ada yang terjangkit. Mereka berharap tidak ada tambahan pasien.

Dengan kabar terjangkitnya Durant dan tiga pemain Nets, berarti NBA sudah punya tujuh pemain terjangkit Covid-19. Sebelumnya, ada Rudy Gobert dan Donovan Mitchell dari Utah Jazz juga Christian Wood dari Detroit Pistons. Gobert, Mitchell, dan Wood saling berkaitan, dengan Gobert—pemain pertama yang terjangkit virus—menjadi pusatnya. Sementara Nets sebenarnya tidak sempat bertemu Jazz pada periode waktu itu.

Oleh karena semakin banyaknya pemain terjangkit Covid-19, imbauan Juru Bicara NBA Mike Bass pun menjadi penting. Ia mengatakan bahwa semua pemain mestinya melakukan pengecekan. Mengingat mereka sering melakukan perjalanan dan berkontak dengan masyarakat luas di kota-kota penyelenggaraan.

NBA sendiri langsung menunda kompetisi begitu Gobert dinyatakan positif Covid-19. Mereka mengambil langkah cepat untuk meminimalisasi penyebaran virus. Komisioner Adam Silver kemudian mengatakan bahwa pihaknya membutuhkan waktu setidaknya 30 hari untuk mengawasi perkembangan. Namun, rekomendasi Central for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan semua gelaran ditunda hingga delapan minggu atau dua bulan lamanya. Ketidakmenentuan itu membuat NBA mesti berpikir ulang tentang langkah-langkah berikutnya. (GNP)

Foto: NBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern