Keberhasilan Toronto Raptors meraih gelar juara NBA 2019 tampaknya tak membuat semua orang memberikan penghormatan tertinggi untuk mereka. Faktor cedera yang melanda Golden State Warriors dan kehadiran Kawhi Leonard diyakini sebagai dua faktor kunci mengapa Raptors juara musim lalu dan beberapa orang melihat keberhasilan mereka sebagai salah satu keberuntungan semata.

Pandangan dan ucapan miring mengenai perjalanan Raptors musim lalu tampaknya sampai juga ke telinga bintang muda mereka, Pascal Siakam. Dalam wawancara terbaru dengan the Toronto Star, Siakam menjelaskan apa yang ia dengar dan bagaimana respon dari dirinya dan juga rekan setimnya.

“Untuk membuat semuanya jujur dan sederhana, saya tidak peduli dengan apa yang orang pikir tentang kami (Raptors), buka Siakam. “Saya rasa, untuk kami, kami telah menghabiskan waktu untuk berharap  agar orang menyukai dan mendukung kami. Sekarang, saya rasa itu semua telah berakhir. Kami adalah seorang juara dan jika mereka tak bisa melihat kami seperti itu, itu adalah masalah mereka.”

“Kini, yang terpenting adalah kami semua (Raptors) harus lebih berpikir dengan apa target kami dan tak usah mempedulikan pemikiran orang di luar sana. Kami akan terus memenangkan pertandingan dan mengejar juara. Hanya dua hal ini yang harus kami pikirkan dan berusaha kami capai. Biarkan orang di luar sana merasakan atau membicarakan hal yang mereka pikirkan. Itu urusan mereka dan tak ada hubungannya dengan kami, kami tak peduli mengenai persepsi orang,” lanjut Siakam.

Ucapan Siakam memang benar adanya dan tampaknya seluruh organisasi Raptors pun sudah melakukan hal ini. Buktinya, Raptors kini duduk di peringkat dua klasemen sementara Wilayah Timur dengan 46 kemenangan dan 18 kekalahan. Secara klasemen keseluruhan, Raptors ada di peringkat tiga, hanya kalah dari Milwaukee Bucks dan Los Angeles Lakers. Sedikit mengingatkan, Kawhi Leonard kini sudah membela Los Angeles Clippers, tak lagi di Raptors.

“Saya merasa tim kami sudah memiliki koneksi yang luar biasa bagus. Kami sudah bermain bersama untuk waktu yang lumayan lama dan skuad juara kami musim lalu kurang lebih sama. Ini adalah sebuah tim yang spesial dan pencapaian kami tidak akan terlupakan,” pungkas pemain asal Kamerun ini.

Tanpa Kawhi, Siakam menjadi pendulang poin utama Raptors musim ini dengan 23,6 poin per gim. Ia juga menjadi pengumpul rebound terbanyak kedua di tim dengan 7,5 rebound per gim, hanya kalah dari Serge Ibaka (8,3). Di luar kedua pemain ini, nama-nama seperti Kyle Lowry, Fred VanVleet, Norman Powell, dan OG Anunoby secara konsisten memberi kontribusi positif. Lalu ada juga Marc Gasol, Terrence Davis, Rondae Hollis-Jefferson, serta Chris Boucher yang bisa menjadi alternatif. Sistem permainan yang tepat racikan Nick Nurse membuat nama-nama di atas menjadi satu unit kesatuan yang menakutkan. (DRMK)

Foto: NBA

 

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern