Rencana NBA melanjutkan musim 2019-2020 pada 30 Juli nanti berujung juga dengan sederet penyesuaian jadwal. Dilansir oleh The Athletic, NBA menetapkan 23 – 30 Juni menjadi batas transaksi terakhir tim-tim NBA.

Dalam kurun seminggu tersebut, mereka bisa mengikat pemain dengan kontrak 10 hari untuk sisa musim ini. Dengan kemungkinan ada pemain yang menolak ikut ke Orlando, tim-tim juga bisa mengikat pemain pengganti di waktu ini. Mengubah status pemain two-way contract, atau memecat pemain juga masuk hitungan.

Melihat jadwal ini, Los Angeles Clippers dikabarkan langsung bertindak cepat. Sumber yang sama menyebutkan, Clippers berencana segera mengamankan jasa salah satu pemain dengan kontrak 10 hari mereka, Joakim Noah. Noah sendiri diikat kontrak 10 hari pada awal Maret lalu. Berhubung NBA memutuskan hiatus tak lama berselang, kontrak tersebut baru kedaluwarsa Selasa, 23 Juni 2020, waktu setempat.

Noah jadi pemain ke-15 Clippers musim ini dan ketiga di posisi senter. Dua senter lain adalah Ivica Zubac dan Mfiondu Kabengele. Perekrutan Noah memang bisa dibilang cukup menarik. Saat banyak tim NBA berusaha mencari senter dengan akurasi tembakan jarak jauh yang mumpuni, Clippers justru mendatangkan salah satu yang terburuk.

Meski memiliki status dua kali bermain di laga All Star, meraih gelar Defensive Player of the Year (2014), dan finis di urutan keempat pemungutan suara MVP 2014, Noah tak memiliki tembakan yang bagus. Sepanjang 12 musim kariernya, ia hanya pernah melepaskan 16 tripoin dan tak satupun menemui sasaran. Akurasi tembakan gratisnya pun hanya 70 persen.

Besar kemungkinan juga Noah akan sangat jarang kita lihat aksinya di lapangan nanti, kecuali keadaan sangat genting. Pasalnya, selain dua senter yang sudah disebutkan di atas, Clippers juga kerap turun dengan small ball dan menempatkan Montrezl Harrell di posisi tersebut. Pun demikian, Noah mungkin akan memiliki fungsi lain yakni sebagai mentor untuk menghadapi playoff.

Ia tercatat tujuh musim tampil di playoff yang semuanya ia jalani bersama Chicago Bulls. Pencapaian terbaik Noah dan Bulls adalah melaju ke final Wilayah Timur pada musim 2011-2012. Sayangnya, mereka harus mengakui keunggulan Miami Heat.

Musim ini, pemain berusia 35 tahun ini belum sekalipun bermain di NBA. Musim lalu, ia tampil 42 kali bersama Memphis Grizzlies dan menunjukkan performa yang bisa dibilang tidak buruk. Dengan rataan menit bermain hanya 16,5 menit, ia mampu membukukan 7,1 poin, 5,7 rebound, dan 2,1 asis per gim. (DRMK)

Foto: NBA

 

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern