Rudy Gobert sempat menghiasi halaman depan seluruh media basket dunia pada Maret lalu. Meski mungkin bukan pemain pertama yang terinfeksi virus korona, Rudy bisa dibilang adalah pemain NBA pertama yang diumumkan ke publik terkena virus ini. Di hari yang sama dengan hasil positif Rudy, NBA memutuskan hiatus hingga rencananya baru akan melanjutkan musim pada 30 Juli nanti.

Setelah peristiwa itu, banyak hal yang terjadi. Selain hiatus NBA, ada isu juga Rudy dan rekan satu timnya, Donovan Mitchell, yang tak lama kemudian juga dinyatakan positif virus korona mengalami perselisihan. Donovan diyakini kesal atas sifat abai Rudy yang beberapa hari sebelum dinyatakan poisitif tampak bercanda dengan menyentuh mikrofon para wartawan.

Baik Rudy dan Donovan lantas melakukan karantina diri. Sekitar dua minggu setelah dinyatakan positif, keduanya dinyatakan telah bebas dari virus korona. Akan tetapi, Minggu 29 Juni 2020, waktu setempat, Rudy membuat sebuah pernyataan mengejutkan. Kepada media Prancis, L’Equipe, Rudy mendaku ia belum sembuh sepenuhnya dari virus korona.

“Saya bisa bilang saya sudah cukup bugar, tapi tidak sepenuhnya. Indra perasa saya sudah bekerja baik dan normal kembali, namun untuk penciuman, belum sembuh 100 persen. Saya memang bisa mencium bau, tapi tidak bisa dalam jarak yang jauh. Saya sudah berbicara dengan spesialis dan mereka bilang saya butuh waktu sampai satu tahun untuk kembali pulih seperti sebelumnya,” ujar Rudy.

Di sisi lain, Rudy sendiri cukup khawatir dengan citra dirinya di Amerika Serikat. Menurutnya, apa yang terjadi kepadanya di bulan Maret lalu, seluruh rangkainnya, telah membuat dirinya seolah menjadi gambaran virus korona di Amerika Serikat. “NBA menunggu ada satu kasus untuk menunda musim dan sayangnya itu terjadi kepada saya. Namun, perlu disadari bahwa saya bukanlah orang yang membawa virus korona ke Amerika Serikat,” pungkasnya.

Rudy masih menjadi bagian penting untuk Jazz, apalagi Bojan Bogdanovic dipastikan tak bisa melanjutkan musim pascaoperasi. Musim ini, Rudy mencatatkan statistik 15,1 poin, 13,7 rebound, dan 1,9 blok per gim. Catatan rebound tersebut merupakan yang tertinggi semenjak ia masuk ke NBA. (DRMK)

Foto: NBA

 

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern