Kata "Equality" atau Kesetaraan, menjadi kata yang paling banyak dipilih oleh pemain NBA, sebagai pesan sosial yang dipasang di jersei masing-masing. Bahkan Dallas Mavericks sepakat untuk memasang kata tersebut untuk jersei satu tim. Sementara itu "Black Lives Matter" ada di urutan kedua.

Dilaporkan 285 dari 350 pemain NBA yang akan tampil di Orlando sudah memilih kata dan kalimat yang menjadi pesan sosial untuk mendukung gerakan anti rasisme di Amerika Serikat. Sebelumnya NBA dan NBPA sudah menentukan 29 kata dan kalimat yang bisa dipilih oleh pemain. Michelle Roberts selaku Direktur Eksekutif Asosiasi Pemain NBA mengatakan bahwa kata "Equality" paling banyak dipilih. Menyusul di posisi kedua ada "Black Lives Matter". Meskipun tenggat waktu yang diberikan hingga hari Senin mendatang, NBA berharap pemain segera memilih pesan sosial yang akan dipasang di jersei masing-masing. Ini memudahkan Nike sebagai produsen jersei untuk segera produksi.

"Para pemain menganggap hal ini serius. Mereka ingin menjadi pembawa pesan yang baik kepada dunia. Mudah-mudahan melalui bola basket, pesan tersebut bisa tersampaikan," kata Michelle Roberts kepada The Undefeated.

Roberts menambahkan, pesan keadilan sosial tersebut tidak hanya ditulis dalam bahasa Inggris saja. NBA mengizinkan menulis pesan tersebut dengan bahasa Slovenia, Italia, Perancis, Latvia, Maori, Ibrani, Bosnia, dan Portugis. Ini memberikan kesempatan bagi para pemain internasional bisa menggunakan kata-kata sesuai dengan bahasa yang mereka inginkan.

"Saya sendiri memilih "Equality". Karena menginatkan kita bahwa untuk memberi dampak dan perubahan terhadap apa yang terjadi saat ini adalah kesetaraan. Menciptakan sistem yang setara baik ras, pendidikan, ekonomi, dan banyak aspek lainnya," ucap Chris Paul, pemain Oklahoma City Thunder, yang juga menjabat sebagai Presiden Asosiasi Pemain NBA.

Pesan sosial tersebut terpasang di bagian belakang jersei pemain, tepatnya di atas nomor punggung selama empat pertandingan pertama. Setelah itu, pemain bisa memilih, apakah tetap memakai pesan sosial, atau diganti dengan namanya sendiri. Bila ingin tetap memakai pesan sosial, maka nama pemain dipindahkan ke bagian bahwa nomor punggung.

Sementara itu, Dallas Mavericks juga sudah sepakat memakai kata "Equality" di belakang jersei tim. Bukan hanya satu orang, melainkan satu tim Dallas memakai kata yang sama. Pembedanya, di bahasa yang dipakai. Lima pemain Dallas, yaitu Luka Doncic, JJ Barea, Kristaps Porzingis, Maxi Kleber, dan Boban Marjanovic memakai bahasa ibu mereka.

"Keputusan kami sudah bulat. Sebagai sebuah tim kami harus menyatu. Soal penulisan dengan bahasa yang berbeda itu merupakan kekayaan tim kami. Kami punya perasaan yang sama meski berasal dari ras, agama, dan negara yang berbeda," kata pemain Mavericks, Dwight Powell.

Bus tim yang digunakan Toronto Raptors selama di Orlando. (Sumber: NBA)

Dallas Mavericks bukan satu-satunya tim yang memakai sama untuk semua anggotanya. Toronto Raptors juga melakukan hal yang sama. Mereka bahkan menggunakan bus tim yang bertuliskan "Black Lives Matter" selama di Orlando. (tor)

Foto: NBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern