Los Angeles Clippers mengejutkan banyak pihak saat mendantangkan Joakim Noah dengan kontrak 10 hari, beberapa waktu sebelum NBA hiatus karena pandemi. Noah yang musim lalu membela Memphis Grizzlies, tak bergabung dengan tim manapun di jeda antarmusim. Melihat adanya kekurangan di posisi senter, Clippers akhirnya memberi kesempatan untuknya.

Begitu NBA sudah menetapkan akan melanjutkan musim pada 30 Juli nanti, Clippers tanpa ragu langsung memberi Noah kontrak hingga berakhirnya musim ini. Kontrak seperti ini memang merupakan tahapan dari kontrak 10 hari. Namun, seiring hiatus yang lama, akhirnya Noah baru diberikan kontrak ini pada Juni lalu.

Noah akhirnya buka suara tentang perjalanannya bersama Clippers. Dalam wawancara virtual dengan NBC Sports, Sabtu, 11 Juli 2020, waktu setempat, Noah menceritakan banyak sisi yang tidak diketahui publik tentang hubungan antara Clippers dengan dirinya. “Saya seharusnya sudah menjalani latihan dengan Clippers pada September 2019,” buka Noah.

“Saya sebenarnya sudah siap dan sangat bersemangat atas kesempatan yang diberikan oleh Clippers. Sayangnya, saat saya sedang berlatih sendiri, Achilles saya justru putus. Namun, saya berkata pada diri saya sendiri bahwa karier saya tak bisa berakhir dengan cara seperti ini,” imbuhnya.

Ya, Noah ternyata mengalami cedera Achilles yang membuatnya gagal bergabung dengan Clippers sejak awal musim lalu. Setelah cedera itu, ia menghabiskan waktu enam bulan untuk melakukan penyembuhan dan mendapatkan kesempatan lagi berlatih dengan Clippers.

“Satu hari setelah operasi, saya langsung berlatih dengan harapan untuk mendapatkan tempat di Clippers. Saya tahu, jika saya tidak terus berlatih dan Clippers memanggil saya, saya tidak akan siap. Saya akan hidup dalam penyesalan jika saya tidak melakukan itu. Jadi, saya terus berlatih dan akhirnya berada di sini. Saya merasa sangat beruntung dengan apa yang terjadi sekarang. Bersama dengan Tuhan, di kelilingi pemain-pemain hebat, dan cukup dekat dengan gelar juara, ini adalah hal yang tidak akan saya lewatkan begitu saja,” tutup pemain gondrong ini.

Noah memang mungkin tidak akan mendapat menit bermain yang melimpah seperti 5 – 6 tahun yang lalu. Namun, keberadaannya bisa jadi mengubah skuad Clippers. Ia bisa jadi mentor yang tepat untuk senter-senter muda seperti Ivica Zubac dan Mfiondu Kabengele. Di sisi lain, jika Clippers memang butuh pertahanan yang lebih kukuh, rasanya sisa-sisa kehebatan pemain 35 tahun ini masih ada dan sangat mampu digunakan. (DRMK)

Foto: NBA

 

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern