Denver Nuggets meraih kemenangan 89-82 di gim uji coba pembuka mereka melawan Washington Wzards, Rabu, 22 Juli 2020, waktu setempat. Nuggets tampil mengejutkan banyak pihak usai turun dengan skuad tower mereka. Mengatasi masalah kesehatan barisan garda, Kepala Pelatih Nuggers, Michael Malone, menggeser komposisi pemain dengan sangat drastis.

Nikola Jokic yang biasanya bermain sebagai senter, justru turun sebagai point guard. Jerami Grant yang terdaftar sebagai power forward, main sebagai shooting guard. Ruki, Bol bol, mengisi posisi small forward, Paul Millsap di power forward, dan Mason Plumlee di senter. Secara tinggi badan yang terdaftar di NBA, maka skuad ini sudah layak disebut sebagai skuad tertinggi di liga. Millsap adalah pemain terpendek dengan 201 sentimeter.

(Baca juga: Bol Bol, Akhir Penantian di Putaran Kedua)

Selain kejutan skuad tower ini, gim ini juga menghadirkan kejutan dalam sosok Bol bol. Menjalani gim pertamanya di NBA, anak dari legenda NBA, Manute Bol, ini mencetak 16 poin, 10 rebound, dan 6 blok. Satu hal lain yang membuat cerita ini semakin mengejutkan adalah fakta bahwa Bol terpilih di urutan ke-44 NBA Draft 2019. Ya, putaran kedua NBA Draft.

Atas performa itu, Bol langsung mendapatkan tes doping “acak”. Kabar ini disampaikan langsung oleh tim humas Nuggets seusai gim karena Bol terlambat datang ke jumpa wartawan. Kata acak memang harus mendapatkan tanda kutip pasalnya tes kali ini terlihat tidak acak sama sekali. Bol sendiri adalah ruki pertama dalam 20 tahun terakhir yang mampu membukukan setidaknya 15 poin, 10 reboud, dan 5 blok di gim pramusim (gim uji coba ini dihitung seperti pramusim).

Pemain 20 tahun ini sebenarnya sempat digadang-gadang sebagai 10 besar pilihan pertama NBA Draft 2019. Sayangnya, di Januari 2019, ia harus naik meja operasi karena mengalami retak di kaki kirinya yang membuat banyak tim ragu memilihnya. Namun, Nuggets yang punya sejarah memilih pemain seperti ini (musim sebelumnya Michael Porter Jr.), tak ambil pusing. Mereka mengikat Bol dengan two-way contract dan akhirnya membawanya bermain di “gelembung” NBA.

(Baca juga: Bol Bol, Salah Satu Prospek Terbaik NBA Musim Depan, Akhiri Musim Lebih Cepat)

Dalam sembilan gim yang ia mainkan untuk University of Oregon, Bol mengemas rataan 21,0 poin, 9,6 rebound, 1,0 asis, dan 2,7 blok per gim. Bol memiliki akurasi tripoin 52 persen yang berasal dari 13/25 tembakan. Jika Bol berhasil mempertahankan kesehatan dan performanya, maka Nuggets akan memiliki tambahan senjata tersembunyi lainnya. Pun demikian, Bol masih memiliki satu kelemahan di gim debutnya yakni turnover. Selama 33 menit di lapangan, Bol membuat lima turnover. Bukan jumlah yang bagus mengingat ia sebenarnya bukanlah pembawa bola utama di Nuggets. (DRMK)

Foto: NBA

 

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern