Dallas Mavericks sudah melakoni dua gim uji coba dengan hasil yang berbeda. Di gim pertama, Mavericks berhasil mencuri kemenangan dari Los Angeles Lakers. Mereka selayaknya berterima kasih kepada Seth Curry yang tampil panas kala itu. Di gim kedua, tanpa Kristaps Porzingis, mereka mengalami kesulitan dan akhirnya menelan kekalahan dari Indiana Pacers.

Dalam dua gim tersebut, Mavericks terlihat cukup nyaman saat menyerang, tapi mengalami banyak kesulitan saat bertahan. Baik Tim Hardaway Jr. atau Seth Curry, dua pemain yang mengisi posisi shooting guard, bukanlah pemain bertahan yang baik. Seth bahkan sangat berpeluang dieksploitasi lawan atas perbedaan tinggi badannya.

(Baca juga: Skuad Inti Pacers Tampil Meyakinkan Saat Tundukkan Mavericks)

Pun demikian dengan Luka Doncic. Ia adalah seorang pengatur serangan ulung dan bisa dibilang sebagai salah satu pemain yang paling sulit dijaga di liga. Namun, saat bertahan, Luka tak membantu banyak. Pertahanan Mavericks praktis bergantung pada pemain seperti Dorian Finney-Smith dan Kristaps Porzingis.

Meski dihadapkan dalam situasi seperti ini, Luka ternyata cukup percaya diri menghadapi lanjutan laga NBA. Dilansir oleh situs resmi tim, Luka melihat Mavericks bisa berbicara banyak begitu setiap pertandingan diperhitungkan. “Kami masih bisa lebih baik dari ini. Kami pasti bisa menempati peringkat yang lebih tinggi di klasemen akhir nanti. Kami bisa merangsek hingga peringkat empat klasemen Wilayah Barat dan itu memang yang kita kejar. Kami ingin memenangkan semua delapan gim yang ada.”

Mavericks duduk di peringkat tujuh klasemen sementara Wilayah Barat dengan rekor menang-kalah (40-27). Mereka berjarak empat kemenangan dengan Utah Jazz yang berada di peringkat empat dengan rekor (41-23). Sementara itu, dengan Memphis Grizzlies yang berada di peringkat delapan, Mavericks berjarak delapan kemenangan.

(Baca juga: Seth Curry Seratus Persen, Mavericks Tundukkan Lakers)

Secara hitung-hitungan, Mavericks memang masih bisa merangsek hingga peringkat empat. Namun, jadwal mereka juga tidak bisa disebut mudah. Dalam delapan gim nanti, mereka akan memiliki empat gim melawan tim di bawah persentase kemenangan 50 persen Sacramento Kings, Portland Trail Blazers, dan Phoenix Suns (dua kali). Sisanya, tim asuhan Rick Carlisle akan jumpa satu tim Wilayah Timur (Milwaukee Bucks), dan tiga pesaing mereka di empat besar Wilayah Barat, Utah Jazz, Houston Rockets, dan Los Angeles Clippers. (DRMK)

Foto: NBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern