Carmelo Anthony menambah daftar pencapaiannya di NBA. Setelah kemenangan dramatis Portland Trail Blazers hari ini, Anthony menduduki peringkat ke-15 sebagai pencetak poin terbanyak sepanjang masa di NBA (NBA's All-Time Scoring List). Anthony sudah melewati legenda Boston Celtics Paul Pierce.

Anthony sudah dekat dengan peringkat ke-15 ketika masuk di gim Blazers melawan Philadelphia 76ers. Hanya kurang enam poin saja, Anthony sudah melewati Paul Pierce. Tapi jelas bukan rekor yang dikejar, tapi kemenangan tim. Anthony bisa membawa Blazers menang 124-121, dan menyumbang 20 poin, 7 rebound, 2 steal, dan 1 blok.

Tambahan poin tersebut membuat Anthony naik ke peringkat 15 dengan catatan 26.398 poin. Sementara di bawahnya ada Paul Pierce yang mencetak 26.397, lalu di peringkat 17 ada John Havlicek dengan catatan 26.395 poin. Sementara yang menarik adalah pemain di peringkat 14. Dia adalah Tim Duncan yang mencetak 26.496 poin sepanjang karier gemilangnya bersama San Antonio Spurs. Dan, tampaknya Anthony bakal mengincar posisi Duncan tersebut.

Carmelo Anthony kini berusia 36 tahun. Pernah bermain untuk Denver Nuggets, New York Knicks, Oklahoma City Thunder, Houston Rockets, dan sekarang bermain untuk Portland Trail Blazers. Ia memasuki persaingan keras di NBA pada tahun 2003. Saat itu Anthony menjadi pemain pilihan ketiga dalam Draft NBA.

Sayangnya Anthony belum pernah juara, seperti rekan-rekannya yang masuk di Draft 2003, yaitu LeBron James dan Dwyane Wade. Anthony adalah calon pemain yang masuk Hall of Fame masa depan, tapi bukan karena prestasi kejuaraan, melainkan performa yang bagus di liga ini.

Anthony pernah menjadi pencetak poin terbanyak di liga pada musim 2012-13, saat dirinya menjadi pemain New York Knicks. Dia mencetak rata-rata 20 poin per gim. Anthony merupakan pemain All-Star yang rata-rata poinnya mencapai 23,6 poin per pertandingan.

Musim ini, Carmelo Anthony punya kesempatan untuk bangkit, bersama Portland Trail Blazers. Padahal sebelumnya, bau-bau pensiun sudah mulai tercium. Pada musim lalu (2018-19), Anthony hanya bermain 10 gim bersama Rockets.

Trail Blazers mampu membuat Anthony bersemangat lagi. Dia dengan cepat beradaptasi ketika bermain bersama darah muda seperti Damian Lillard dan CJ McCollum. Rasanya masih banyak ruang dan kesempatan untuk Anthony bisa menambah jumlah poin dalam kariernya. (tor)

Foto: NBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern