Perjalanan ke playoff yang mengagumkan bagi Portland Trail Blazers. Mereka akhirnya bisa tampil di playoff edisi 2020 setelah mengalahkan Memphis Grizllies, dengan skor, 126-122, dalam pertandingan play-in di Orlando, Sabtu, 15 Agustus 2020 waktu setempat. Blazers memang membutuhkan satu kemenangan saja untuk menyingkirkan Grizllies dari persaingan playoff musim ini.

Pada "seeding game" yang berlangsung delapan gim sebelumnya, Blazers menang 6-2. Hasil tersebut membuat mereka bisa mengumpulkan 35 kemenangan yang membawa pada skenario play-in NBA, menghadapi Grizzlies.

Damian Lillard mencetak 31 poin, CJ McCollum menambahkan 29 poin. Jusuf Nurkic menyumbang 22 poin dan 21 rebound bagi Blazers. Serta sumbangan 21 poin dari Carmelo Anthony. Di kubu Grizzlies, Ja Morant mencetak 35 poin, Jonas Valanciunas mencetak 22 poin dan 16 rebound. Lalu Dillon Brooks dan Brandon Clarke masing-masing menyumbang 20 poin.

Itu adalah awal, dan akhir, dari seri play-in Wilayah Barat. Play-in merupakan elemen baru yang ditambahkan NBA ke musim ini karena tidak ada tim yang akan memainkan 82 pertandingan secara penuh. Portland Trail Blazers finis di urutan kekedelapan di Barat, dan Memphis Grizzlies di urutan kesembilan.

Grizzlies sebenarnya memimpin 94-89 saat memasuki kuarter keempat. Namun Blazers punya momentum untuk bangkit di sisa tiga menit terakhir. Tripoin McCollum membawa Blazers menyamakan kedudukan 111-111. Kemudian, lay-up dari Nurkic membuat mereka berbalik memimpin. Upaya tiga poin Morant di detik-detik terakhir, tak membuat Blazers gentar. Justru mereka bisa mempertahankan keunggulan hingga buzzer berbunyi.

Ini merupakan hasil yang tidak diharapkan oleh Grizzlies. Karena mereka bisa saja lolos ke playoff dengan mudah, tanpa lewat skenario play-in. Nyatanya, empat kekalahan di gim pertama "seeding game" membuat posisi Grizllies makin sulit. Posisi mereka terancam oleh Blazers, Phoeniz Suns, dan San Antoino Spurs. Beruntung Grizllies bisa bangkit dan mengamankan dua kemenangan (2-6) di delapan gim penentuan. Sebaliknya, Blazers sangat gigih di "seeding game". Terutama setelah kekalahan dari LA Clippers. Damian Lillard menjadi panas, dan Blazers tidak terbendung dalam empat gim terakhir, termasuk di play-in games. (tor)

Foto: NBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern