Kehidupan di dalam "gelembung" NBA nyatanya berat. Termasuk bagi orang sekuat LeBron James. Dalam sebuah sesi wawancara setelah menundukkan Portland Trail Blazers di playoff putaran pertama, James menjawab pertanyaan media yang bertanya tentang kehidupan barunya. James mengaku sempat berpikir meninggalkan "gelembung" NBA, bahkan sejak bulan Juli lalu.

Mental James benar-benar diuji. Dirinya harus bersaing memperebutkan gelar juara NBA, seperti targetnya bersama Lakers. Kemudian berjuang untuk keadilan sosial di Amerika Serikat. Dan, yang utama dirinya jauh dari keluarga untuk waktu yang lama. Seperti saat menjawab pertanyaan Ben Golliver dari Washington Post.

"Saya telah menghabiskan banyak malam di sini. Sempat terpikir untuk meninggalkan 'gelembung' ini," kata James. "Saya pikir semua pemain pernah berpikir demikian. Mungkin mereka punya keinginan untuk segera keluar dari tempat ini. Itu juga terlintas di pikiranku sesekali."

Ini bukan pengakuan yang mengejutkan dari James. Sebelumnya, pemain yang berpeluang jadi Hall of Famer di masa depan itu juga menyebut bahwa "gelembung" NBA sebagai tantangan besar. Terutama bagi mereka yang sudah berkeluarga.

"Saya sangat merindukan keluarga," kata James, awal bulan lalu. "Istri saya, anak-anak saya, ibu saya, dan seterusnya, dan seterusnya. Jadi, ini tantangan yang sangat besar."

James sudah bermain di NBA sejak tahun 2003. Dia juga membela tiga tim yang berbeda, yaitu Miami Heat, Cleveland Cavaliers, dan Los Angeles Lakers. Soal pengalaman, sudah banyak yang dilaluinya. Memenangkan kejuaraan, kalah di final, medali emas dengan timnas Amerika Serikat, dan masih banyak lagi yang sudah dilalui selama menjadi pemain profesional. Tetapi, kehidupan di "gelembung" seperti ini adalah pengalaman pertama baginya.

Sementara James beradaptasi dengan kehidupan di "gelembung", dirinya juga lebih menghargai waktu. Selain itu, dia lebih memahami masalah tentang keadilan sosial yang diperjuangkan pemain.

"Ternyata ada keuntungannya. Kami punya kesempatan setiap hari berbicara tentang keadilan sosial. Kami mencoba untuk membuat perubahan. Kami merasa didengarkan sekarang," katanya.

Lakers kini sudah masuk ke putaran kedua. James akan berada di "gelembung" NBA setidaknya sampai bulan Oktober nanti. Kabar gembiranya, NBA akan mengizinkan keluarga untuk memasuki "gelembung". Ini dilakukan setelah semua gim putaran pertama selesai. Jadi bagi James, pertemuan keluarga sudah didepan mata. Setidaknya, James tidak akan berpikir meninggalkan "gelembung" NBA lagi. (tor)

Baca Juga: Pemain NBA Boleh Undang Empat Orang ke "Gelembung", Dengan Syarat Ketat

Foto: Lakers

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern