Penyerang sayap New Orleans Pelicans Brandon Ingram dinobatkan sebagai pemain NBA yang paling berkembang dalam satu musim (Most Improved Player NBA 2019-2020). Ingram berhasil membuktikan bahwa pertukaran pemain bukan hal yang harus disesali. Karena sejak ditukar oleh Los Angeles Lakers, Ingram sempat mengalami depresi yang membuat penampilannya menurun.

Ingram, yang datang ke New Orleans sebagai bagian dari perdagangan fantasti Anthony Davis ke Los Angeles Lakers, rata-rata mencetak 23,8 poin per pertandingan. Ini rekor terbaik dalam tim dan sepanjang kariernya di NBA. Ingram setiap gim bisa membuat akurasi tembakan sebesar 46,3 persen. Ia juga terpilih sebagai NBA All-Star untuk pertama kalinya tahun ini.

"Itu kembali ke Maret lalu, saya sempat depresi, dan tidak dapat kembali ke pengadilan sampai September," kata Ingram pada panggilan Zoom Senin dengan TNT. "Waktu yang sangat singkat untuk memulai pramusim dan untuk memulai musim reguler, tapi saya siap untuk itu. Sejak hari pertama hanya ingin mendapatkan yang terbaik."

Ingram memuji mantan pelatih Pelicans, Alvin Gentry atas apa yang diberikan selama ini. Gentry yang dipecat pada 15 Agustus itu dianggap sangat berjasa pada perkembangan Ingram musim ini.

"Dia sudah memberi saya kesempatan besar untuk tampil dan melakukan apa yang ingin saya lakukan," katanya.

Ingram menerima 42 suara sebagai pilihan pertama dari panel global yang terdiri dari 100 penulis olahraga dan penyiar, dan memperoleh total 326 poin. Dia menyisihkan pemain Miami Heat Bam Adebayo, yang finis di tempat kedua dengan 295 poin (38 suara tempat pertama). Serta, garda Dallas Mavericks Luka Doncic finis di tempat ketiga dengan 101 poin (12 suara tempat pertama).

Ingram berbicara targetnya di awal bulan ini. Ketika itu dia hanya ingin menjadi finalis untuk penghargaan tersebut. Mantan pemain Duke University tersebut akan berulang tahun ke-23 pada hari Rabu nanti, jadi ini bisa jadi kado manis baginya.

"Ini adalah tahun yang luar biasa bagi saya," kata Ingram. "Para pemain lain membantu saya untuk mewujudkan target tersebut. Pastinya, mereka membuktikan di lapangan."

Ingram berubah menjadi pencetak poin yang lebih dinamis, dan secara signifikan meningkatkan tembakan tripoin dan tembakan gratis. Ingram mencetak 39,1 persen tripoin, naik dari 33 persen selama musim terakhirnya bersama Lakers. Persentase tembakan gratis Ingram naik dari 67,5 persen musim lalu menjadi 85,1 persen di musim ini.

David Griffin, selaku wakil presiden eksekutif operasional bola basket Pelicans, belum merinci rencananya untuk Ingram. Tetapi Griffin memuji pencapaian Ingram musim ini.

Sementara itu, Ingram menunjukkan tampaknya tidak ingin meninggalkan New Orleans. Sebab kini Ingram memiliki kesempatan untuk terus bermain dengan mantan bintang Duke lainnya, yaitu Zion Williamson.

"Saya menikmati tempat saya sekarang," kata Ingram. (tor)

Foto: NBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern