Los Angeles Lakers selalu mengawali seri Playoff 2020 dengan kekalahan. Pada gim 1 playoff putaran pertama, mereka kalah dari Portland Trail Blazzers, sebelum akhirnya menyingkirkannya. Lalu kini di Semifinal Wilayah Barat, Lakers tunduk dari Houston Rockets di gim pertama. Pengamat berpendapat bahwa buruknya permainan LeBron James di kuarter keempat jadi penyebabnya.

Bila dilihat dari statistik, Lakers menurun di kuarter keempat. Mereka kalah 18-27 dari Rockets, dan membuat jarak poin terjauh di gim tersebut sebanyak 15 poin. Salah satu alasan terbesar mereka kalah adalah James tidak produktif di kuarter terakhir.

Lakers memasuki kuarter keempat dengan tertinggal enam poin (79-85). Alih-alih menunjukkan inisiatif untuk memimpin timnya mengejar ketertinggalan, justru James menemukan kebuntuan dalam dirinya. Dia bermain sembilan menit di kuarter keempat, tanpa mencetak poin, tanpa membuat asis, dan hanya mengumpulkan satu rebound. Dia hanya mencoba melepaskan tiga tembakan dan semuanya meleset.

ESPN Stats & Info mencatat ini sebagai penampilan terburuk ketiga James sepanjang kariernya di playoff NBA. James pernah tidak membuat poin sama sekali di kuarter keempat pada Gim 3 Final Wilayah Timur tahun 2017, saat Cleveland Cavaliers melawan Boston Celtics. Lalu yang kedua saat Gim 4 Final NBA tahun 2011, ketika Miami Heat bertemu Dallas Mavericks.

Pada kekalahan melawan Rockets, James juga tampil kurang bergairah. Sepanjang pertandingan, ia hanya mencetak 7 dari 15 percobaan tembakan. Itu sudah termasuk 2 dari 7 tripoin. Meski sebagai gantinya, James membuat tujuh asis. Anehnya, James justru bermain untuk mencari teman yang terbuka, daripada memimpin timnya meraih kemenangan dengan mencetak poin yang banyak.

Dalam seri putaran pertama melawan Blazers, Lakers menggunakan gim pertama sebagai pemanasan, lalu tampil habis-habisan di sisa pertandingan. Penggemar Lakers tentu berharap bahwa ini akan sama seperti putaran pertama. Sebab, Lakers masih menjadi favorit juara musim ini. Mereka diharapkan tampil lebih baik. (tor)

Foto: NBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern