Meski harus menerima kenyataan pahit tersingkir di semifinal Wilayah Barat melalui lima gim atas Los Angeles Lakers, manajemen Rockets sebenarnya tak berniat melakukan perubahan besar atas skuat mereka. Bahkan, berencana untuk mempertahankan seluruh bagiannya. Sayangnya, niat tersebut bertepuk sebelah tangan.

Kepala pelatih mereka, Mike D’Antoni, menolak perpanjangan kontrak. Sedangkan manajer umum mereka, Daryl Morey, memutuskan mundur dari jabatan yang sudah ia pegang selama 13 tahun. Rockets pun secara tidak langsung terpaksa berbenah dan hal ini menimbulkan beragam spekulasi. Termasuk di antaranya tentang masa depan duet andalan mereka musim ini, James Harden dan Russell Westbrook.

(Baca juga: Susul Mike D'Antoni, Daryl Morey Juga Tinggalkan Houston Rockets)

Banyak pengamat menilai adalah sebuah kesalahan besar menempatkan kedua pemain tersebut dalam satu tim. Kebiasaan bermain keduanya yang mendominasi penguasaan bola dianggap tak bisa bekerja sama dan hasilnya Rockets memang gagal menjadi juara NBA. Banyak pendapat yang menyarankan Rockets untuk menukar salah satu pemain itu, utamanya Westbrook.

Menanggapi spekulasi tersebut, pemilik Rockets, Tilman Fertitta akhirnya angkat bicara. Kepada CNBC, Fertitta tidak melihat adanya masalah dari keberadaan dua pemain tersebut. Di matanya, Harden dan Westbrook adalah salah dua pemain terbaik NBA yang bisa membawa Rockets berjaya. “Tidak ada alasan untuk merombak skuat kami secara besar-besaran,” buka Fertitta.

“Saya melihat kami masih memiliki peluang untuk menjadi juara dalam beberapa tahun ke depan dengan skuat yang ada. Harden dan Westbrook baru menginjak usia awal 30-an, mereka baik-baik saja. Kami tidak akan merombak apapun di jeda musim ini. Kami berencana untuk terus mengejar gelar juara dan kami akan melakukan apapun untuk juara dengan tim ini,” pungkasnya.

Duet Harden dan Westbrook memimpin Rockets meraih 44 kemenangan dari 70 gim yang dimainkan. Keduanya sebenarnya tampak baik-baik saja, terlebih lagi setelah Rockets memutuskan menukar Clint Capela dan memainkan pola super small ball. Pola ini membuat pembagian tugas antara Harden dan Westbrook semakin jelas.

(Baca juga: Harden-Westbrook Jadi Duo Paling Produktif Sepanjang Masa)

Westbrook yang terus mengalami penurunan akurasi tembakan jarak jauh berperan sebagai pendobrak area kunci lawan sekaligus fasilitator tim. Sedangkan Harden jauh lebih lengkap karena akurasi tripoinnya lebih baik. Keduanya lantas dikelilingi deretan penembak jitu seperti Danuel House Jr., Robert Covington, dan P.J. Tucker.

Selain segera mencari pelatih baru, Rockets juga harus mencari kepingan-kepingan lain untuk membangun skuat mereka. Jika Harden dan Westbrook tak akan pindah, maka barisan pendukung harus mendapatkan pembaruan dan penguatan. Mari kita nanti siapa yang akan bergabung dan mendukung dua motor serangan Rockets ini. (DRMK)

Foto: NBA

 

 

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern