James Harden resmi hengkang dari Houston Rockets. Ini bisa membuat Rockets jauh lebih baik, seperti yang diungkapkan oleh DeMarcus Cousins. Menurutnya, apa yang sudah dilakukan Harden selama ini merupakan bentuk dari rasa tidak hormat terhadap 14 pemain lain dalam roster Rockets. Cousins sendiri cuek dengan sikap Harden selama ini. Dia hanya ingin bermain di Rockets bersama John Wall.

Baca Juga: James Harden Bergabung dengan Kyrie Irving dan Kevin Durant di Nets

Cousins mengakui bahwa NBA adalah bisnis. Tetapi dia tampak kesal bila seorang James Harden menjalankan bisnisnya dengan tidak menghormati tim dan rekan-rekannya. Bahkan Cousins sempat terlibat percakapan serius dengan Harden setelah turun minum pada pertandingan melawan Los Angeles Lakers, Selasa malam.

Usai laga, Harden mengungkapkan bahwa dirinya merasa Rockets tidak punya kans untuk bersaing di playoff NBA, mengingat tidak ada kecocokan antarpemain. Komenter Harden dibalas oleh Cousins, setelah sesi latihan Rabu pagi.

"Dia bisa merasakan tidak nyaman dengan tim, dan apa pun situasi di masa lalu. Tetapi, ada 14 orang lainnya di ruang ganti yang tidak punya salah terhadapnya. Bagi kami, menerima komentar yang 'tidak sopan' darinya, dan semua sikap konyol selama ini, tidak adil rasanya. Kami datang untuk berkerja, menjadi lebih baik untuk tim ini. Sementara sikapnya seperti itu," ungkap Cousins, dikutip dari ESPN.

Drama James Harden dan Rockets sudah dimulai sejak akhir musim 2019-2020. Setelah muncul keinginan untuk pergi dari Rockets, Harden mulai bertingkah aneh. Dia datang terlambat satu minggu saat tim memulai kamp pelatihan. Dia tampak sengaja datang ke pesta, yang terbukti melanggar protokol kesehatan agar pertandingan pertama Rockets ditunda. Harden juga tidak tampil di level permainannya, dengan empat laga beruntun mencetak 20 poin atau kurang.

Sebelum kabar hengkangnya Harden ke Brooklyn Nets, Cousins sudah merasa bahwa Rockets tidak membutuhkan Harden lagi. Secara pribadi, Cousins sudah cuek dengan keberadaan dan tingkah laku Harden. Dia merasa bahwa sebaiknya Harden pergi dari timnya. Bila sekarang Harden benar-benar pergi, Cousins adalah orang pertama yang mengatakan bahwa dia tidak merasa terkhianati oleh keputusan tersebut.

"Saya, secara pribadi, saya tidak merasa dikhianati sama sekali. Minat saya bermain di Rockets adalah bersama dengan John Wall, jujur saja," tegas Cousins, seperti dikutip dari Houston Chronicle.

Baca Juga: James Harden Menyerah atas Rockets

Sementara itu, kepala pelatih Stephen Silas juga pandangan serupa dengan Cousins. Dia merasa tersinggung setelah Harden mengeluarkan komentar yang tidak yakin dengan timnya sendiri. Sebagai pelatih, dia sudah berusaha menjalin komunikasi dengan semua pemain.

"Itu sulit untuk didengar," kata Silas, kepada Slam Online. "Terutama ketika mendapatkan ketidakpercayaan dari pemain sendiri, yang ternyata itu tiak benar."

Manajemen Rockets sebenarnya berupaya mempertahankan Harden. Namun itu membuat situasi internal tim tidak kondusif. Sebagai gantinya, Rockets mendapatkan Victor Oladipo. (tor)

Foto: Chron.com

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern