Golden State Warriors kalah 107-111 dari Boston Celtics, di Chase Center, Selasa malam, waktu Amerika Serikat. Mereka juga kehilangan Kevon Looney yang cedera pergelangan kaki di kuarter kedua. Looney bakal absen beberapa pertandingan, dan kepala pelatih Steve Kerr akan pakai formasi "small ball".

"Saya ragu dia (Kevon Looney) akan tampil di beberapa pertandingan kami berikutnya," kata Kerr kepada Nick Friedell dari ESPN. "Itu cedera terkilir yang cukup parah. Dia akan absen dalam beberapa minggu. Kami akan mengetahuinya setelah pemeriksaan intensif pada hari Rabu."

Cederanya Looney menambah panjang daftar center Warriors yang absen. Pada minggu pertama musim ini, Marquese Chriss menderita cedera pergelangan kaki saat latihan di Chicago. Sampai sekarang, belum jelas kapan Chriss bisa kembali. Kemudian pada Sabtu pekan lalu, saat mereka menang lawan Detroit Pistons, James Wiseman mengalami cedera. Pergelangan tangan kirinya terkilir dan dipastikan absen beberapa minggu setelah menjalani MRI. Lalu yang terakhir, Looney hari ini harus menepi karena pergelangan kaki kirinya terkilir.

Looney tampak salah langkah saat pergelangan kakinya berputar. Dia mencoba bertahan sejenak, tapi setelah mendapatkan perawatan di ruang ganti, Looney tidak kembali ke lapangan. Dia hanya bermain 13 menit dengan kontribusi empat poin, tiga rebound, dan tiga assist. Dia digantikan oleh Juan Toscano-Anderson hingga laga ditutup dengan kekalahan.

"Dia bermain bagus untuk kami. Jadi cederanya itu pukulan besar bagi tim kami," imbuh Kerr.

Warriors akan bermain tanpa center murni dalam rosternya untuk beberapa laga ke dekapn. Pelatih Kerr akan menggunakan formasi bola kecil dengan Eric Paschall, Draymond Green, serta Juan Toscano-Anderson. Pemain dengan kontrak dua arah yang dimiliki Warriors.

"Eric Paschall bisa bermain dengan baik di bawah ring, begitu juga dengan Juan. Saya kira Juan memenuhi syarat sebagai bigman. Draymond juga bisa bermain di posisi lima. Kita akan lihat apa yang terjadi selanjutnya," ungkap Kerr.

Tanggapan positif diberikan oleh Stephen Curry. Bintang Warriors tersebut tidak berpikir bahwa strategi "small ball" ini merugikan mereka. Justru semakin banyak peluang untuk bisa mengacau pertahanan lawan.

"Kami bisa fokus dengan apa yang bisa kami lakukan dengan strategi itu. Kami bisa bermain cepat, melibatkan semua orang, dan bola bisa bergerak dengan cepat," katanya.

Namun banyak yang meragukan formasi "small ball" yang akan dilakukan Warriors. Khususnya untuk pendulang poin selain Steph Curry. Mungkin Andrew Wiggins tidak diragukan, tapi Kelly Oubre Jr. yang sekarang jadi bahan pembicaraan. Sebab, Oubre hanya mencetak akurasi tembakan 1/7 saat timnya kalah dari Celtics. Dinginnya Oubre bisa jadi penyebab kekalahan Warriors.

Warriors akan memulai rangkaian lima laga tandang pada hari Kamis mendatang. Dua laga melawan Dallas Mavericks, disusul dua kali berhadapan dengan San Antonio Spurs, dan ditutup dengan pertandingan tandang melawan Orlando Magic pada hari Kamis, 11 Februari mendatang. (tor)

Foto: San Francisco Chronicle

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern