Draymond Green menjaga pamornya sebagai salah satu pemain yang paling vokal di NBA. Tanpa tedeng macam-macam, Draymond tak pernah sungkan menyampaikan apa yang ia pikirkan. Mulai dari apa yang terjadi di lapangan, mengenai keputusan wasit, pelatih, hingga apa yang terjadi di kehidupan sosial Amerika Serikat, Draymond tak pernah menahan dirinya.

Berhadapan dengan Cleveland Cavaliers, Senin, 15 Februari 2021, waktu setempat, Draymond kembali menyampaikan unek-uneknya seusai pertandingan. Kali ini, ia fokus pada apa yang terjadi kepada pemain Cavaliers, Andre Drummond. Drummond hadir di Chase Center tapi tidak bermain. Cavaliers memutuskan tidak akan memainkan Drummond lagi musim ini dan berniat mencari partner pertukaran untuk Drummond.

Draymond tidak sepakat mengenai hal itu. Di mata Draymond, apa yang terjadi dengan Drummond adalah bentuk nyata dobel standar di NBA. “Saya ingin bicara mengenai sesuatu yang benar-benar mengganggu pikiran saya,” buka Draymond kepada awak media usia tanya-jawabnya selesai. “Ini mengenai perlakuan terhadap pemain-pemain di liga ini.”

“Melihat Andre Drummond sebelum gim, duduk di area penonton, lalu pindah ke bangku cadangan tanpa menggunakan jersei karena tim yang ia bela ingin menukarnya ke tim lain membuat saya kesal. Rasa kesal ini timbul karena saat James Harden meminta ditukar oleh timnya, dia seolah-olah disalahkan oleh semua pihak.”

“Saya tahu Harden tidak pergi dengan baik-baik dari Houston. Namun, ia hanya berupaya mencari yang terbaik untuknya. Namun sebaliknya terjadi dengan Drummond. Saat tim ingin menukarnya, ia harus menepi dan tetap bersikap profesional. Seandainya Drummond tidak bersikap profesional, narasi akan berubah menyebutnya sebagai sosok yang buruk untuk ruang ganti,” lanjut Draymond.

(Baca juga: Blake Griffin dan Andre Drummond Dikeluarkan dari Roster Timnya Masing-masing)

Draymond juga memberi contoh lain tentang kasus yang hampir serupa. Harrison Barnes mengetahui bahwa ia berpindah dari Dallas Mavericks ke Sacramento Kings di tengah pertandingan sedang berlangsung. Barnes bahkan masih bermain untuk Mavericks. DeMarcus Cousins juga mengalami hal serupa dari Kings. Ia di tengah acara All Star saat agennya menghampiri dan memberi kabar ia berpindah ke New Orleans Pelicans.

“Ini situasi yang benar-benar aneh. Tim bisa seenaknya memberhentikan pemain karena mereka ingin menukarnya. Pemain itu tidak diizinkan bermain tapi ia harus tetap menjaga kondisi karena jika ia tidak menjaga kondisinya, bisa jadi kariernya terancam. Sebaliknya saat kita meminta situasi yang berbeda dengan pindah tim, kita mendapat predikat yang sangat buruk. NBA harus melakukan banyak perubahan untuk menghindari hal memalukan seperti ini,” tutupnya.

Kemungkinan besar Draymond akan mendapatkan denda satu atau dua hari lagi karena pernyataan ini. Namun, Draymond tampaknya sudah siap dengan hal ini dan tidak ambil pusing. Yang terpenting untuknya adalah apa yang ia pikirkan bisa didengar oleh pihak-pihak di luar sana. (DRMK)

Foto: NBA

 

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern