sacramento kings
Belum Terbendung! Kings Samai Rekor 2004!
Selasa (22/11), Sacramento Kings terus menggebu! Bertandang ke Memphis Grizzlies, Kings berhasil mengamankan kemenangan ketujuh mereka dengan skor akhir 113-109...
Spurs Korban Selanjutnya, Kings Menang Lima Gim Beruntun!
Sacramento Kings terus melanjutkan tren positif mereka, Kamis (17/11), waktu setempat. Menjamu San Antonio Spurs du Golden 1 Center, Kings menang telak 130-112....
Kings Menggila, Nets jadi Korban!
Sacramento Kings menggila dan mengalahkan Brooklyn Nets 153-121, Selasa (15/11), waktu setempat. Ini adalah poin tertinggi satu tim dalam satu gim musim ini.&nb...
Warriors 0-7 di Laga Tandang, Rekor Terburuk Sejak 1989
Sacramento Kings membuat Golden State Warriors menelan kekalahan ketujuh musim ini di laga tandang (0-7). Kings mengalahkan Stephen Curry dan kawan-kawan dengan skor 122-115, di Golden 1 Center, Senin, 14 November 2022, waktu Indonesia. Ini merupakan rekor terburuk Warriors di laga tandang untuk pertama kalinya sejak 1989. 
De'Aaron Fox Yakin Sacramento Kings Masuk Playoff Musim Ini
Bintang Sacramento Kings De'Aaron Fox melihat perubahan besar dalam timnya di NBA musim 2022-2023. Bergabungnya Mike Brown sebagai kepala pelatih, dan beban hidup yang berkurang, membuat dirinya yakin bisa mengakhiri penderitaan Kings. Tim ini belum pernah masuk playoff NBA sejak tahun 2006. 
Debut Pelatih Darvin Ham Bersama Lakers, Dihajar dengan Selisih 30 Poin
Los Angeles Lakers memulai pramusim mereka pada hari Senin, 3 Oktober 2022, waktu Amerika Serikat, dengan kekalahan. Bertanding di Crypto.com Arena, Lakers kalah dengan selisih 30 poin (75-105) melawan Sacramento Kings. Ini adalah debut Darvin Ham sebagai kepala pelatih Lakers, sejak dia menggantikan Frank Vogel. Meski kalah, Anthony Davis membuat catatan yang bagus. 
Pemilik Sacramento Kings Serius Ingin Beli Inter Milan
Salah satu pemilik sekaligus chairman Sacramento Kings, Vivek Ranadive dikabarkan serius ingin membeli klub sepak bola asal Italia, Inter Milan. Padahal Ranadive dikritik karena dianggap gagal mengelola Kings. Terutama dari sisi prestasi. Namun ini tidak menyurutkan keinginan Ranadive untuk memiliki Inter.